Pengaruh Piezoelektrik terhadap Performa Microbial Fuel Cell menggunakan Substrat Limbah Tahu Cair
Abstract
Pengembangan energi terus dilakukan untuk menemukan energi alternatif sebagai pengganti energi fosil atau minyak bumi. Salah satu teknologi yang dikembangkan saat ini yaitu teknologi Microbial Fuel Cell dengan memanfaatkan aktivitas catalic dari Microoorganisme. Penambahan piezolektrik pada Microbial Fuel Cell akan meningkatkan kinerja sehingga produk listrik yang dihasilkan menjadi lebih besar. penelitian ini membahas pengaruh penambahan piezoelektrik pada reaktor Microbial Fuel Cell menggunakan metode eksperimental, dimana akan dilakukan pengamatan terhadap reaktor Microbial Fuel Cell. Ada dua variasi yang akan dilakukan, yaitu menggunakan piezoelektrik dan tanpa penggunaan pizoelektrik dengan pengamatan setiap variasi selama 72 jam. Pada anoda digunakan elektroda batang carbon dan pada katoda digunakan elektroda stainless steel. Substrat yang digunakan sebagai makanan mikroorganisme berupa limbah tahu cair yang telah didiamkan selama 12 hari. Piezoelektrik akan dipasang pada kontainer katoda untuk memberikan tekanan pada udara sehingga akan mempercepat reaksi elektrokimia. Parameter yang diukur dalam penelitian berupa tegangan, arus, efisiensi sel dan daya sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan piezoelektrik menghasilkan tegangan maksimum sebesar 117,96 mV pada jam ke-72. Nilai tegangan berpengaruh pada parameter lain sehingga menghasilkan arus maksimum sebesar 0,118 mA, Efisiensi sel maksimum 7,96 %, dan daya sel maksimum 8933,88 mW/m2 pada jam yang sama.
Kata kunci : Energi, Microbial Fuel Cell, Piezoelektrik, Limbah Tahu