Show simple item record

dc.contributor.authorMuyassaroh, Dewi
dc.date.accessioned2023-09-05T03:53:21Z
dc.date.available2023-09-05T03:53:21Z
dc.date.issued2023-02-22
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/8009
dc.description.abstractSaat ini pendidikan formal seperti sekolah-sekolah dasar terutama yang bernuansa Islam banyak yang sudah menjalankan program Tahsin dan Tahfidz Qur’an di dalamnnya. Mereka mulai konsen memasukkan ilmu pesantren dalam kurikulumnya. Hal ini dikarenakan adanya program fullday school yang dicanangkkan pemerintah, sehingga siswa yang sudah biasa pulang sekolah lanjut belajar mengaji di Taman Pendidikan Al Qur’an Non Formal akhirnya banyak yang terbengkalai. Setiap program baru yang muncul pasti tidak bisa berjalan lancar. Apalagi, bagi sekolah formal yang biasanya konsen bidang akademik harus terbagi dengan banyaknya program agama yang masuk. Seiring berjalannnya waktu, setelah beradaptasi dengan keadaan banyak sekolah formal yang “berhasil” menjalankannya. Akan tetapi dirasakan masih sangat belum optimal hasilnya baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Di SDI Baitul Makmur sudah berhasil meluluskan banyak siswa tahfidz juz 30, sedangkan juz 29 masih sangan minim. Tujuan kegiatan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui implementasi program pembelajaran menghafal Al-Qur’an juz 29 siswa SDI Baitul Makmur Sawojajar Malang. 2) Untuk mengetahui kemampuan menghafal Al-Qur’an juz 29 siswa SDI Baitul Makmur Sawojajar Malang sebelum dan sesudah menggunakan metode Talaqqi. Dan 3) Untuk mengetahui efektivitas metode Talaqqi dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al Qur’an juz 29 siswa SDI Baitul Makmur Sawojajar Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan miles dan huberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Implementasi metode talaqqi. a) langkah langkah dimulai dari doa, salam, sapa, Murâja’ah, proses talaqqi, evaluasi hafalan, doa penutup. b) hambatan dan solusi, siswa yang telah hafal terkadang tidak lancar hafalannya solusinya dengan mengadakan tes hafalan. c) respon siswa terhadap metode talaqqi senang. (2) Siswa SDI Baitul Makmur memiliki wawasan ilmu baca tulis al Qur’an dengan baik sebelum masuk kelas Tahfidz. Apalagi yang masuk kelas tahfidz juz 29, sudah terbiasa menghafalkan secara mandiri di juz 30, itu bisa mempemudah mengahfal juz 29 (3) Efektivitas metode talaqqi. a) hafalan sebelum dan sesudah menggunakan metode talaqqi telah mencapai target. b) penguasaan siswa terhadap hafalannya sangat baik dan bacaannya baik dan benar.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectEfektivitasen_US
dc.subjectKemampuan Menghafal Al-Qur’an Juz 29en_US
dc.titleEfektivitas Metode Talaqqi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Juz 29 Siswa Sdi Baitul Makmur Sawojajar Malangen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record