<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Lecturer Papers</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/1" rel="alternate"/>
<subtitle>Publikasi Ilmiah Dosen Universitas Islam Malang</subtitle>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/1</id>
<updated>2026-08-09T13:35:56Z</updated>
<dc:date>2026-08-09T13:35:56Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Rekam Medis RSUD Dr. Haryoto Lumajang</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10542" rel="alternate"/>
<author>
<name>Septiyansah, Achmad</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10542</id>
<updated>2025-02-13T04:37:23Z</updated>
<published>2024-09-04T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Rekam Medis RSUD Dr. Haryoto Lumajang
Septiyansah, Achmad
Perilaku organisasi akan sangat berhubungan dengan pekerjaan dengan berbagai situasi lingkungan maka dari itu akan banyak perilaku yang saling berkaitan seperti kehadiran karyawan, tugas kerja karyawan, produktivitas karyawan, manajemen, kinerja karyawan bahkan sampai kepenampilan karyawan. MSDM adalah suatu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengkoordinasian, sebagai pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemisahan tenaga kerja dan pengitegrasian dalam suatu rangka untuk mencapai tujuan dalam berorganisasi. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan populasi dan sampel hingga menganalisi data yang bersifat statistik untuk menguji hiotesis yang telah ditemukan sebelumnya Populasi yang akan dijadikan objek dalam penelitian ini adalah tenaga rekammedis RSUD Dr. Hartyo Lumajang yang berjumlah 36 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel jenuh, dimana semua populasi dijadikan sampel Lingkungan kerja, kepuasan Kerja dan beban Kerja secara simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai. Adanya perbedaan signifikan dalam penelitian terhadap variabel-variabel ini dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk mempertimbangkan strategi dan kebijakan yang lebih mendukung untuk meningkatkan kinerja pegawai di masa mendatang.Variabel lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Pegawai. Variabel kepuasan Kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Pegawai. Variabel beban Kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Pegawai.&#13;
Kata kunci : Lingkungan kerja, kepuasan kerja beban kerja
</summary>
<dc:date>2024-09-04T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Studi In Silico dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (Hksp) Senyawa  Turunan Pinocembrin Sebagai Anti Kanker Payudara Melalui Hambatan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR)</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10435" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pratama, Gusmawadi Agil</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10435</id>
<updated>2025-02-07T03:27:52Z</updated>
<published>2024-08-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Studi In Silico dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (Hksp) Senyawa  Turunan Pinocembrin Sebagai Anti Kanker Payudara Melalui Hambatan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR)
Pratama, Gusmawadi Agil
Gusmawadi Agil Pratama. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, 5 Agustus 2024 Studi In Silico Dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (HKSP) Senyawa  Turunan Pinocembrin Sebagai Anti Kanker Payudara Melalui Hambatan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR).&#13;
Pembimbing 1: Anita Puspa Widiyana., M.Farm., Apt Pembimbing 2: Denis Mery Miza. M.Farm&#13;
Pendahuluan: Kanker payudara merupakan kanker dengan kejadian yang paling tinggi di bandingkan kasus kanker di seluruh dunia. Modifikasi struktur merupakan metode yang digunakan untuk mendapatkan obat baru dengan aktivitas yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah turunan kinerja pinocembrin dapat menghambat kanker payudara melalui hambatan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR).&#13;
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan moleculer docking menggunakan AutodockTool. Reseptor EGFR dengan ID 2J6M diperoleh dari The Protein Data Bank (PDB). menentukan parameter fisikokimia meliputi sifat lipofilik, elektronik dan sterik yang yang ditentukan menggunakan ChemDraw dan aktivitas dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS.&#13;
Hasil: Hasil validasi docking berdasarkan nilai RMSD yang ditampilkan pada docking antara protein target dengan senyawa aktif pinocembrin di dapatkan hasil yaitu 1.194 Å. Dari sepuluh senyawa terpilih berdasarkan nilai parameter docking. Nilai Energi ikatan bebas (ΔG) yaitu -8,06 kkal/mol dan nilai Konstanta inhibisi (Ki) yaitu 1,28 μM. Selanjutnya HKSP dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS seri 26. Didapatkan hasil : ΔG = -55.375 Log S – 9.560 MR + 753.641 ( n= 11; r= 0.328; R2= 0.107; SE= 154.649; F= 1.143 .sig= 0.340).&#13;
Kesimpulan: Untuk hasil docking dengan parameter fisikokimia dan farmakokinetik didapatkan hasil yang baik. Untuk hasil SPSS, HKSP yang dapat dinyatakan bahwa parameter fisikokimia tidak berperangaruh secara simultan dan signifikan terhadapat aktivitas dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.&#13;
Kata Kunci: Kanker Payudara, Docking, HKSP, In Silico, Boesenbergia Pandurata
</summary>
<dc:date>2024-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pinocembrin dan Turunannya sebagai Penghambat Kanker Payudara pada Reseptor Progesteron: Docking, ADMET, dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (HKSP)</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10432" rel="alternate"/>
<author>
<name>Landaita, Moh.Siboy</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/10432</id>
<updated>2025-02-07T03:23:38Z</updated>
<published>2024-07-05T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pinocembrin dan Turunannya sebagai Penghambat Kanker Payudara pada Reseptor Progesteron: Docking, ADMET, dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (HKSP)
Landaita, Moh.Siboy
Moh. Siboy Landaita. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, 03 Agustus 2024. Pinocembrin dan Turunannya sebagai Penghambat Kanker Payudara pada Reseptor Progesteron: Docking, ADMET dan Hubungan Kuantitatif Struktur-Properti (HKSP).&#13;
Pembimbing 1: Anita Puspa Widiyana, S.Farm., M.Farm., Apt Pembimbing 2: Yoni Rina Bintari, S.Si., M.Sc.&#13;
&#13;
Pendahuluan: Kanker payudara merupakan tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang secara tidak terkendali sehingga dapat menyebar ke jaringan atau organ di dekat payudara. Penelitian ini betujuan untuk memprediksi Hubungan Kuantitatif Struktur Properti (HKSP) yang membantu dalam pengembangan senyawa obat baru sebangai antikanker payudara secara in silico.&#13;
&#13;
Metode: Penelitian dilakukan secara in silico dengan pendekatan docking molekuler menggunakan AutodockTool. Reseptor progesteron dengan ID 4OAR dapat diperoleh dari The Protein Data Bank (PDB). Penentuan parameter fisikokimia menggunakan perangkat lunak ChemDraw 2D dan 3D. Penenutuan parameter farmakoninetik dan toksisitas menggunakan ADMETlab 2.0. pHubungan Kuantitatif Struktur-Properti (HKSP) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS seri 26.&#13;
&#13;
Hasil: Hasil validasi docking berdasarkan nilai RMSD yang ditampilkan pada docking molekul antara protein target dengan senyawa aktif pinocembrin didapatkan hasil docking molekul sebesar 0,771 Å. Sepuluh senyawa terpilih berdasarkan nilai parameter docking. HKSP dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS seri 26. Parameter yang diprediksi paling berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap aktivitas dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara adalah Refraksi Molar (MR) dan Etot. Tanda negatif pada kedua parameter fisikokimia menunjukkan semakin besar dalam menghambat pertumbungan sel kanker payudara.&#13;
&#13;
Kesimpulan: Persamaan terbaiknya yaitu ΔG = -0,044 MR -0,027 Etot -0,713 (n= 22; r= 0,803; R2= 0,644; SE= 0,480; F= 13,570; .sig = 0,000). Parameter yang diprediksi paling berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap aktivitas dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara adalah Refraksi Molar (MR) dan Etot.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Boesenbergia pandurata;Docking; HKSP; Kanker payudara.
</summary>
<dc:date>2024-07-05T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di UPT. BAPL (Budidaya Air Payau dan Laut) Bangil Pasuruan Jawa Timur</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/9370" rel="alternate"/>
<author>
<name>Latuconsina, Husain</name>
</author>
<author>
<name>Farabi, Ahmad Ilham</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/9370</id>
<updated>2024-04-26T02:42:40Z</updated>
<published>2023-02-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di UPT. BAPL (Budidaya Air Payau dan Laut) Bangil Pasuruan Jawa Timur
Latuconsina, Husain; Farabi, Ahmad Ilham
Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dinilai sebagai varietas unggul, meskipun demikian mengetahui paramater kualitas air sangat dibutuhkan, sehingga peran air yang sangat penting patut dijaga sesuai kebutuhan udang vaname. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasai nilai parameter kualitas air udang vaname meliputi suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, nitrit, amonia, warna air, kecerahan air di UPT. BAPL (Budidaya Air Payau dan Laut) Bangil. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survey partisipatoris dan wawancara. Hasil pengukuran parameter kualitas air pada udang vaname yang sesuai pada Day Of Culture 5-12 hari yaitu suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas, nitrit, warna air dan parameter kualitas air yang tidak sesuai yaitu amonia. Sedangkan pada Day Of Culture 85-93 hari yang sesuai yaitu suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas, warna air dan parameter kualitas air yang tidak sesuai yaitu kecerahan air. Berdasarkan hasil pengukuran kecerahan dan amonia tidak memenuhi batas optimal diduga karena tingginya padat tebar dan ekskresi dari udang. Pengukuran parameter kualitas air secara berkala dapat memungkinkan mengatisipasi dampak terhadap udang vaname berakibat terhadap tingkat produktivitas. Dalam mengatasi fluktuasi parameter lingkungan perlu dilakukan, pergantian air, penyiponan, dan pemberian probiotik secara berkala. Kata kunci : Budidaya air payau, Kualitas air, Udang vaname
[ARCHIVES] Copyright Article From : JRPK (Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan)
</summary>
<dc:date>2023-02-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
