<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UT - Faculty of Animal Husbandry</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/40" rel="alternate"/>
<subtitle>Koleksi Skripsi Mahasiswa Fakultas Peternakan</subtitle>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/40</id>
<updated>2026-08-24T12:20:50Z</updated>
<dc:date>2026-08-24T12:20:50Z</dc:date>
<entry>
<title>Potensi Larutan Daun Pare Sebagai Antiseptic Teat Dipping Terhadap Score Mastitis  Dan Nilai PH Susu Segar</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14131" rel="alternate"/>
<author>
<name>FERDIANSYAH, HANIM NOVAN</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14131</id>
<updated>2026-08-24T05:32:41Z</updated>
<published>2025-11-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Potensi Larutan Daun Pare Sebagai Antiseptic Teat Dipping Terhadap Score Mastitis  Dan Nilai PH Susu Segar
FERDIANSYAH, HANIM NOVAN
Materi yang digunakan adalah 9 ekor sapi perah peranakan Freisen Holstein. Bahan yang digunakan adalah Daun Pare muda yang masih segar, tidak layu dan berwarna hijau, air untuk campuran membuat larutan dan susu segar sapi perah hasil teat dipping. Metode penelitian  adalah percobaan, Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, Perlakuan yaitu P0= Kontrol yaitu teat dipping dengan Povine Iodine, P1= teat dipping dengan larutan Daun Pare 15% dan P2 = konsentrasi Larutan Daun Pare 20%. Variabel yang diamati adalah score mastitis dan pH susu segar. Analisis data menggunakan ANOVA.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan daun pare tidak berpengaruh signifikan (nilai P&gt;0,05) terhadap pH dan CMT susu. Rata-rata hasil nilai pH susu adalah  P0 = 6,6 ; P1 = 6,6 ; dan P2 = 6,5. Rata-rata nilai CMT semua perlakuan adalah PO = 1,08, P1= 1.0, P2 = 1,0. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa larutan Daun Pare (Momordica charantia) sebagai antiseptik mempunyai potensi antiseptik teat dipping sama dengan larutan povine iodine berdasarkan score mastitis dan nilai pH. Saran pada penelitian ini adalah supaya untuk meninggkatkan Kesehatan ternak sapi perah dengan menggunakan larutan Daun Pare konsentrasi 15% untuk teat dipping sapi perah, serta perlu dilakukan uji lanjut dengan menggunakan metode ekstraksi yang berbeda.
</summary>
<dc:date>2025-11-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler Secara Open House System Dan Closed House System Di Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14130" rel="alternate"/>
<author>
<name>MUNAJJAH, AHMAD ANANG</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14130</id>
<updated>2026-08-20T04:45:01Z</updated>
<published>2025-08-19T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler Secara Open House System Dan Closed House System Di Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik
MUNAJJAH, AHMAD ANANG
Ayam broiler merupakan komoditas unggas yang banyak dikembangkan karena pertumbuhannya cepat dan menghasilkan daging yang disukai masyarakat. Usaha peternakan ayam broiler di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, memiliki potensi besar karena didukung oleh kondisi geografis dan jumlah produksi yang signifikan, yaitu 5.889,29 ton pada tahun 2021 (BPS, 2021). Sistem pemeliharaan yang digunakan oleh peternak di wilayah ini umumnya terbagi menjadi dua, yaitu open house system dan closed house system, yang masing-masing memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri.&#13;
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 September 2024 – 30 November 2024 bertempat di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja usaha ayam broiler berdasarkan sistem pemeliharaannya dan membandingkan efektivitas produksi antara open house system dan closed house system. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana perbandingan kinerja produksi antara kedua sistem tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui profil peternak yang menggunakan masing-masing sistem sebagai dasar evaluasi pengembangan usaha peternakan yang lebih optimal.&#13;
	Lokasi ini dipilih karena merupakan sentra populasi ayam broiler dengan potensi pengembangan yang tinggi. Materi penelitian meliputi 10 peternakan ayam broiler, masing-masing 5 peternak menggunakan kandang open house system (rata-rata 4.760 ekor) dan closed house system (rata-rata 33.240 ekor). Sampel diambil secara purposive sampling berdasarkan kriteria: populasi &gt;1.000 ekor, sistem kepemilikan mandiri/kemitraan, dan pengalaman beternak &gt;1 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan fokus pada: Profil peternak, Biaya total (TC = TFC + TVC), Penerimaan (R = p × Q), Keuntungan (π = TR – TC), Break Even Point (BEP): baik BEP harga (TC/Q) maupun BEP produksi (TC/P) dan Revenue Cost Ratio (R/C) = R / C Prosedur wawancara mengikuti tahapan sistematis mulai dari penentuan responden hingga penyusunan laporan. Hasil analisis akan memberikan gambaran perbandingan efisiensi dan profitabilitas antara kandang open house system dan closed house system.
</summary>
<dc:date>2025-08-19T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Effektivitas Natural Growth Promotor Nanoherbal Bawang Dayak (Eleutherine Bulbosa) Terhadap Aktivitas Superoxide Dismutase, Malondialdehid Dan Eritrosit Broiler Non Vaksin</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14125" rel="alternate"/>
<author>
<name>HARIYANTO, NANANG</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14125</id>
<updated>2026-08-20T04:35:52Z</updated>
<published>2025-08-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Effektivitas Natural Growth Promotor Nanoherbal Bawang Dayak (Eleutherine Bulbosa) Terhadap Aktivitas Superoxide Dismutase, Malondialdehid Dan Eritrosit Broiler Non Vaksin
HARIYANTO, NANANG
Penelitan ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan Desember sampai Januari 2024. Pelaksanaan penelitian yaitu Pemeliharaan broiler di kandang Abah Farm, Desa Banda Kajen, Pandaan, Kab. Pasuruan. Analisa aktivitas SOD, kadar MDA dan jumlah Eritrosit di Laboratorium Satwa Sehat Malang. Analisa proksimat pembuatan Nanoherbal Bawang Dayak di Laboraturium Satwa Sehat Malang. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan terhadap aktivitas Superoksida dismutase (SOD), kadar Malondialdehid (MDA) dan jumlah Eritrosit. Mengetahui dosis yang optimal Nanoherbal Bawang Dayak sebagai natural feed additive pada broiler non vaksin.&#13;
Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu Broiler Non Vaksin yang berumur 15 hari sebanyak 100 ekor. Metode penelitian adalah rancangan percobaan. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ada 5 perlakuan dengan masing-masing perlakuan terdapat 4 kali ulangan. Perlakuan adalah kontrol negatif, positif dan pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan sebanyak 1%, 2% dan 3%. Pemberian Nanoherbal Bawang Dayak diberikan Ketika ayam berumur 15 hari selama 21 hari. Variabel penelitian adalah Superoxida dismutase (SOD),  Malondialdehid (MDA) dan Eritrosit. Data yang diperoleh dianalisa dengan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan Uji BNT untuk menentukan perbedaan antar perlakuan &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ANOVA pemberian Nanoherbal Bawang Dayak berpengaruh sangat nyata (P&lt;0,01) terhadap aktivitas SOD, kadar MDA, dan Jumlah Eritrosit. Adapun nilai rata-rata aktivitas SOD (ng/ml) setiap perlakuan yaitu P0: 14,72 ± 0,33 (a), P1: 16,34 ± 0,28 (a), P2: 17,84 ± 0,21 (ab), P3: 20,65 ± 2,77 (b), dan P4: 26,11 ± 2,48 (c). Nilai rata-rata kadar MDA (mmol/L) setiap perlakuan yaitu PO 13,6 ± 0,77 (d), P1: 11,60 ± 0,78 (c), P2: 8,96 ± 1,11 (b), P3: 7,37 ± 0,94 (ab) dan P4: 6,45 ± 0,49 (a). Nilai rata-rata jumlah Eritrosit (1012/L) setiap perlakuan yaitu PO: 9,36 ± 0,28 (bc), P1: 6,50 ± 0,31(a), P2: 9,74 ± 1,86 (c), P3: 7,55 ± 0,37 (ab) dan P4: 6,35 ± 0,12 (a).&#13;
Pemberian Nanoherbal Bawang Dayak pada pakan berpengaruh pada Aktivitas SOD, Kadar MDA dan Jumlah Eritrosit Broiler Non Vaksin. Pemberian bawang Dayak sebagai sebagai Natural Growth Promotor dapat diberikan dengan dosis 3 %.
</summary>
<dc:date>2025-08-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Pendapatan Model Pemasaran Yang Berbeda Pada Karkas Ayam Pedaging Di Usaha Pemotongan Ayam Bonafeed Berkah Bersama  Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi</title>
<link href="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14121" rel="alternate"/>
<author>
<name>SAPUTRA, DAVID EKA</name>
</author>
<id>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14121</id>
<updated>2026-08-20T04:19:29Z</updated>
<published>2025-10-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Pendapatan Model Pemasaran Yang Berbeda Pada Karkas Ayam Pedaging Di Usaha Pemotongan Ayam Bonafeed Berkah Bersama  Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi
SAPUTRA, DAVID EKA
Tujuan dari ini untuk menganalisis perbedaan pendapatan berdasarkan model pemasaran online dan offline pada karkas ayam pedaging di Rumah Potong Ayam Bonafeed Berkah Bersama yang berlokasi di Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini di lakukan pada bulan Mei 2025 menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan dari penjualan karkas ayam pedaging secara online dan offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran offline menghasilkan penerimaan sebesar Rp 121.304.340 dengan pendapatan sebesar Rp 8.923.727, sedangkan pemasaran online menghasilkan penerimaan sebesar Rp 13.746.752 dengan pendapatan sebesar Rp1.130.000. Uji t independen menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan statistik (p &lt; 0,05) pada volume penjualan harian antara saluran penjualan online dan offline. Kesimpulannya, pemasaran offline lebih menguntungkan secara keseluruhan karena volume penjualan yang lebih tinggi. Disarankan kepada pelaku usaha untuk terus mengembangkan saluran penjualan online dengan menerapkan strategi efisiensi biaya dan diversifikasi produk.
</summary>
<dc:date>2025-10-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
