<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/143">
<title>MT - Islamic Education</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/143</link>
<description>Koleksi Thesis Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13987"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13986"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13985"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13984"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-04T02:02:46Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13987">
<title>Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Kegiatan Organisasi IPNU – IPPNU dalam Membentuk  Karakter Islami Remaja di Kecamatan Lowokwaru</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13987</link>
<description>Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Kegiatan Organisasi IPNU – IPPNU dalam Membentuk  Karakter Islami Remaja di Kecamatan Lowokwaru
Andika, Muchammad Sukma
Pendidikan karakter Islami remaja tidak dapat sepenuhnya dibentuk hanya melalui pendidikan formal di sekolah. Perkembangan sosial remaja yang dinamis menuntut adanya peran pendidikan nonformal yang mampu menginternalisasikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam secara nyata dan berkelanjutan. Organisasi keagamaan pelajar seperti IPNU–IPPNU memiliki posisi strategis sebagai wadah pembinaan remaja dalam lingkungan masyarakat yang religius, edukatif, dan partisipatif.&#13;
Permasalahan dalam penelitian ini difokuskan pada bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penerapan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam melalui kegiatan organisasi IPNU–IPPNU dalam membentuk karakter Islami remaja di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan subjek penelitian pengurus, anggota IPNU–IPPNU, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam organisasi IPNU–IPPNU dilaksanakan melalui tahapan perencanaan program berbasis nilai akidah, ibadah, dan akhlak; pelaksanaan kegiatan keagamaan, kaderisasi, pembiasaan ibadah, keteladanan, serta kegiatan sosial; dan evaluasi melalui monitoring serta refleksi kegiatan. Penerapan nilai tersebut berdampak pada terbentuknya karakter Islami remaja yang tercermin dalam kedisiplinan ibadah, akhlak mulia, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara organisasi, keluarga, dan lembaga pendidikan formal agar pembinaan karakter Islami remaja dapat berlangsung secara berkelanjutan.
</description>
<dc:date>2025-12-23T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13986">
<title>Pengaruh Literasi Digital dan Self-Regulated Learning terhadap Kemampuan Evaluasi Kredibilitas Konten Islami di Media Sosial pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Malang</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13986</link>
<description>Pengaruh Literasi Digital dan Self-Regulated Learning terhadap Kemampuan Evaluasi Kredibilitas Konten Islami di Media Sosial pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Malang
Subita, Aulia
Perkembangan teknologi terutama pada media sosial memunculkan tantangan baru yaitu tersebarnya konten-konten yang tidak kredibel. Kemampuan menampik dampak negatif ini sering kali dikaitkan dengan kemampuan literasi digital dalam mengevaluasi konten serta self-regulated learning dalam mengelola diri saat menyerap informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh literasi digital dan self-regulated learning terhadap kemampuan mengevaluasi kredibilitas konten Islami di media sosial mahasiswa PAI Unisma. &#13;
	Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner pada 92 responden. Sample ditentukan dengan teknik purposive sampling pada populasi 1049 mahasiswa. Data tersebut dianalisis dengan uji desktiptif satistik dan analisis regresi linear berganda. Uji hipotesis mencakup uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan analisis koefisien determinasi R2. &#13;
	Temuan penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial, literasi digital berpengaruh signifikan dan positif terhadap kemampuan evaluasi kredibilitas konten Islami di media sosial  (t hitung = 5,353 dan p = 0,000). Demikian pula dengan self-regulated learning yang memiliki pengaruh signifikan (t hitung = 2,508 dan p=0,014). Secara simultan, kedua variabel bebar berpengaruh signifikan (F = 38,595 dan p = 0,00) dengan kontribusi sebesar 46,4% terhadap variabel terikat, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R Square 0,464.&#13;
	Penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan, literasi digital dan self-regulated learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan evaluasi mahasiswa, khususnya dalam menilai kredibilitas konten Islami di media sosial. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dasar bagi penelitian selanjutnya, terutama dalam mengeksplorasi variabel-variabel lain yang relevan di luar lingkup materi keagamaan dalam ruang digital.
</description>
<dc:date>2026-01-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13985">
<title>Pengelolaan Program Tahfidzul Qur’An dalam Membentuk Kecerdasan Emosional dan Karakter Religius Mahasiswa di Pondok Pesantren Nurul Furqon Malang</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13985</link>
<description>Pengelolaan Program Tahfidzul Qur’An dalam Membentuk Kecerdasan Emosional dan Karakter Religius Mahasiswa di Pondok Pesantren Nurul Furqon Malang
Oktaviani, Indah Ika
Pendidikan tahfidzul Qur’an di lingkungan pesantren tidak hanya berorientasi pada pencapaian hafalan, tetapi juga pada pembentukan kepribadian, kecerdasan emosional, dan karakter religius peserta didik. Dalam konteks mahasiswa, program tahfidz menghadapi tantangan kompleks, baik dari sisi psikologis, emosional, maupun spiritual, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang tidak hanya efektif secara akademik, tetapi juga transformatif dalam *tahfidzul Qur’an dalam membentuk kecerdasan emosional dan karakter religius mahasiswa di PPTQ Nurul Furqon Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pengelolaan program tahfidz, pelaksanaan kegiatan utama seperti murojaah, serta kontribusinya dalam pembentukan kecerdasan emosional dan karakter religius mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadzah pembina tahfidz, musyrif/musyrifah, serta mahasiswa program tahfidz. Analisis data dilakukan melalui tahapan prngumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program tahfidzul Qur’an di PPTQ Nurul Furqon Malang tidak hanya berorientasi pada capaian hafalan, tetapi berfungsi sebagai sistem pendidikan holistik dalam membentuk kepribadian Qur’ani mahasiswa secara emosional, spiritual, dan moral.
</description>
<dc:date>2025-12-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13984">
<title>Genealogi Keilmuan Pendidikan Agama Islam Ma’Had Aly Al-Zamachsyari Gondanglegi Malang dalam Membentuk Kader Ulama’</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13984</link>
<description>Genealogi Keilmuan Pendidikan Agama Islam Ma’Had Aly Al-Zamachsyari Gondanglegi Malang dalam Membentuk Kader Ulama’
Faradila, Aulia
Pendidikan tinggi keagamaan berbasis pesantren memiliki peran penting dalam menyiapkan kader ulama yang menguasai tradisi keilmuan klasik sekaligus mampu merespons tantangan keagamaan kontemporer. Ma’had Aly Al-Zamachsyari hadir sebagai lembaga yang mengintegrasikan kajian kitab kuning dan sanad keilmuan pesantren dalam sistem akademik modern, serta berkomitmen memperkuat kapasitas ulama perempuan sebagai figur keagamaan yang kompeten dan adaptif.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menggali konstruksi filosofis keilmuan Pendidikan Agama Islam Ma’had Aly Al-Zamachsyari dalam membentuk kader ulama, memahami aspek historis keilmuan Pendidikan Agama Islam Ma’had Aly Al-Zamachsyari dalam membentuk kader ulama, serta mengidentifikasi desain kurikulum keilmuan Pendidikan Agama Islam Ma’had Aly Al-Zamachsyari yang digunakan dalam membentuk kader ulama.&#13;
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di Ma’had Aly Al-Zamachsyari Gondanglegi, Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi filosofis keilmuan Ma’had Aly Al-Zamachsyari dibangun atas landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang memandang ilmu agama sebagai kebenaran ilahiah, mengintegrasikan metode klasik pesantren dengan pendekatan modern, serta mengarah pada pembentukan ulama perempuan yang berakhlak dan berkomitmen sosial. Secara historis, genealogi keilmuannya berkembang melalui kesinambungan tradisi pesantren, dinamika perubahan, dan penguatan struktur akademik yang berproses dari fase perintisan hingga konsolidasi dan inovasi. Adapun desain kurikulumnya dirancang secara kolektif, memadukan kajian turats dengan kebutuhan pendidikan modern, dilaksanakan melalui metode tradisional–kontemporer, dan dievaluasi secara berkelanjutan sehingga efektif dalam membentuk kader ulama perempuan yang berakar pada tradisi dan mampu menjawab persoalan keagamaan modern.
</description>
<dc:date>2025-11-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
