<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/73">
<title>UT - Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/73</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13872"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13869"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13818"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13817"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-03T16:19:35Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13872">
<title>Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikukulum Merdeka Di Kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13872</link>
<description>Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikukulum Merdeka Di Kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang
LUTFIAH, ILMAZA’ARA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang, dengan fokus utama pada tiga aspek penting, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh adanya kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap keragaman karakteristik peserta didik, baik dari segi minat, bakat, gaya belajar, maupun kesiapan belajar, sebagaimana ditekankan dalam Kurikulum Merdeka. Dalam konteks ini, pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu strategi yang efektif untuk menghadirkan proses pembelajaran yang inklusif dan berpusat pada peserta didik.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru wali kelas, dan peserta didik, serta dokumentasi terhadap berbagai perangkat dan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan secara kolaboratif oleh guru dan tim pengembang kurikulum madrasah, dengan mengacu pada hasil asesmen diagnostik yang mencakup pemetaan minat, gaya belajar, dan kesiapan peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung dengan menerapkan strategi diferensiasi konten, proses, dan produk, yang dikemas secara fleksibel agar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Penilaian pembelajaran dilakukan secara berkelanjutan melalui asesmen formatif dan sumatif yang bervariasi, serta mempertimbangkan karakteristik individu siswa sebagai dasar penilaian capaian belajar.&#13;
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas 5 MI Islamiyah Kebonsari Malang terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, mendorong motivasi belajar, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogik yang mendukung pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi secara optimal, serta perlunya dukungan kebijakan dari pihak madrasah dalam mengintegrasikan pendekatan ini secara menyeluruh dalam kegiatan pembelajaran.
</description>
<dc:date>2025-07-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13869">
<title>Peran Kepala Madrasah Dalam  Membentuk Karakter Religius Peserta Didik  Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13869</link>
<description>Peran Kepala Madrasah Dalam  Membentuk Karakter Religius Peserta Didik  Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang
DENANDRY SUGIARTO, BUNGA LAFEYZA PUTRI
Pendidikan dasar memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai fondasi kehidupan yang berlandaskan nilai spiritual dan akhlak mulia. Dalam konteks ini, kepala madrasah memegang tanggung jawab penting sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator program pembentukan karakter religius. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah mengenai bagaimana peran kepala madrasah dalam merancang program, melaksanakan, serta mengevaluasi pembentukan karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang.&#13;
&#13;
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti telah merumuskan masalah yakni bagaimana program kepala madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik, bagaimana pelaksanaan program tersebut, serta bagaimana evaluasinya. Berdasarkan studi pendahuluan, Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang telah menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan berbagai kegiatan pembiasaan religius untuk peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan program, pelaksanaan, serta evaluasi program kepala madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang.&#13;
&#13;
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, dengan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, program pembentukan karakter religius di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang dirancang secara kolektif kolegial dalam tiga cakupan waktu: harian, mingguan, dan tahunan. Kepala madrasah menunjukkan peran strategis melalui keteladanan, pembentukan budaya religius, pembiasaan kegiatan spiritual, serta kolaborasi dengan tenaga pendidik. Evaluasi dilakukan melalui buku monitoring peserta didik, evaluasi tengah semester, dan evaluasi menyeluruh pada akhir tahun. Program ini berdampak signifikan terhadap peningkatan karakter religius peserta didik seperti kedisiplinan ibadah, sikap sopan santun, dan kemandirian spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program pembentukan karakter religius tidak hanya bertumpu pada struktur kegiatan, tetapi juga pada keteladanan kepala madrasah, keterlibatan seluruh warga madrasah, dan sistem evaluasi yang konsisten.&#13;
&#13;
Dalam mengelola pembentukan karakter religius, kepala madrasah tidak hanya bertindak sebagai administrator, tetapi juga sebagai edukator, manajer, dan supervisor yang menanamkan nilai-nilai agama dalam budaya sekolah secara sistematis. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan konsisten dalam mendukung pendidikan karakter berbasis keagamaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen madrasah dalam menjaga keberlangsungan program ini.
</description>
<dc:date>2025-06-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13818">
<title>Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Pada Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan Di Bumi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Sidomulyo Jabung</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13818</link>
<description>Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Pada Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan Di Bumi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Sidomulyo Jabung
NUR CAHYANI, SILVI NANDHITA
Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk sumber daya manusia yang cerdas, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam kegiatan belajar mengajar, penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Sayangnya, masih banyak praktik pembelajaran di lapangan yang dilakukan secara monoton dan bergantung pada metode konvensional seperti buku teks atau Lembar Kerja Siswa (LKS). Di MI Al-Hidayah Sidomulyo Jabung, ditemukan permasalahan berupa rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya materi “Tumbuhan sebagai Sumber Kehidupan di Bumi”. Berdasarkan hasil angket yang dibagikan kepada guru dan siswa, rata-rata nilai siswa hanya mencapai angka 60, dengan nilai tertinggi sebesar 70, masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, banyak siswa merasa bosan karena kurangnya variasi metode pembelajaran yang menyenangkan. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Media berbasis permainan merupakan alternatif yang tepat karena dapat menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Salah satu media yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran ular tangga, yang dirancang secara khusus untuk menyampaikan materi IPAS melalui permainan edukatif. Permainan ini memuat soal-soal dan tantangan yang relevan dengan topik “Tumbuhan sebagai Sumber Kehidupan di Bumi”, sehingga siswa tidak hanya bermain tetapi juga belajar secara aktif.&#13;
	Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran ular tangga yang sesuai dengan materi IPAS untuk siswa kelas IV MI; (2) mengetahui tingkat kelayakan media berdasarkan hasil validasi ahli; dan (3) menganalisis efektivitas media dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan pendekatan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap awal, dilakukan analisis kebutuhan berdasarkan hasil angket kepada guru dan siswa. Kemudian, media dirancang dan dikembangkan menjadi permainan ular tangga dalam bentuk banner berukuran besar, yang memuat kotak-kotak permainan berisi soal dan instruksi. Validasi dilakukan oleh tiga ahli, yakni ahli materi, ahli desain media, dan guru IPAS. Setelah dinyatakan layak, media diimplementasikan dalam pembelajaran dan diuji efektivitasnya melalui pretest dan posttest.&#13;
	Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Ahli materi memberikan skor kelayakan sebesar 97,14%, masuk dalam kategori “sangat valid”, sedangkan ahli desain media memberikan nilai 89,41%, yang juga termasuk dalam kategori “valid”. Uji coba terhadap siswa kelas IV menunjukkan nilai kepraktisan sebesar 86,83%, menandakan bahwa media ini mudah digunakan dan menarik minat siswa. Peningkatan hasil belajar juga terlihat signifikan, dengan nilai pretest rata-rata 58,67 dan posttest meningkat menjadi 81,33. Uji statistik menggunakan uji-t menghasilkan nilai tₕitung = 7,982, yang lebih tinggi dari tₜabel = 2,144, menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media.&#13;
	Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ular tangga yang dikembangkan memiliki kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Media ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Oleh karena itu, media ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran IPAS berbasis permainan di sekolah dasar. Ke depannya, media ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut untuk materi dan jenjang yang lebih luas.
</description>
<dc:date>2025-07-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13817">
<title>Strategi Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (Hots) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 2 Di Mi Sunan Giri Wonokerso</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13817</link>
<description>Strategi Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (Hots) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 2 Di Mi Sunan Giri Wonokerso
HERLINDA PUTRI, VANI MARGARETA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari penerapan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 2 di MI Sunan Giri Wonokerso. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hafalan dan pemahaman dasar, namun juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Pembelajaran berbasis HOTS menjadi salah satu pendekatan penting dalam mewujudkan pendidikan abad ke-21, di mana siswa dituntut untuk mampu menganalisis informasi, mengevaluasi nilai-nilai, serta menciptakan solusi dan karya berdasarkan pemahaman yang dimiliki.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Pancasila kelas 2 MI Sunan Giri Wonokerso serta siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan latar belakang sekolah yang telah menerapkan pembelajaran HOTS dalam Kurikulum Merdeka secara bertahap. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan data melalui kombinasi sumber dan metode.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategi pembelajaran HOTS dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada modul ajar Kurikulum Merdeka. Guru merancang tujuan pembelajaran yang mencakup kemampuan berpikir tingkat tinggi, menyusun langkah-langkah kegiatan yang mendorong siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Dalam tahap pelaksanaan, guru menggunakan berbagai metode seperti diskusi kelompok, tanya jawab eksploratif, dan proyek mini seperti pembuatan poster. Media visual seperti gambar lambang negara dan cerita kontekstual dimanfaatkan untuk membangun keterlibatan siswa dan memudahkan pemahaman materi.&#13;
Pelaksanaan pembelajaran berbasis HOTS dibagi dalam tiga tahapan, yaitu pendahuluan, inti, dan penutup. Pada tahap pendahuluan, guru memancing minat siswa dengan pertanyaan dan media yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tahap inti berfokus pada eksplorasi makna simbol Pancasila melalui diskusi dan refleksi siswa. Sedangkan pada tahap penutup, siswa diajak untuk menyimpulkan materi dan memberikan evaluasi. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa. Siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan, serta mampu mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan nyata.&#13;
Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan mampu menghasilkan karya yang mencerminkan pemahaman terhadap materi. Guru juga mengalami perkembangan dalam kemampuan menyusun pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan media pembelajaran dan perbedaan tingkat pemahaman antar siswa yang perlu menjadi perhatian ke depan.&#13;
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaran berbasis HOTS yang dirancang dan diterapkan oleh guru kelas 2 MI Sunan Giri Wonokerso efektif dalam membentuk pola pikir siswa yang lebih kritis, kreatif, dan reflektif. Penerapan HOTS tidak hanya membantu siswa memahami materi Pendidikan Pancasila dengan lebih baik, tetapi juga membangun karakter serta kemampuan komunikasi yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berbasis HOTS dapat menjadi pendekatan yang relevan dan adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru, sekolah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
</description>
<dc:date>2025-08-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
