<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/76">
<title>UT - Indonesian Language Education</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/76</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13988"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13813"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13812"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13811"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-03T15:18:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13988">
<title>Representasi Gejala Kejiwaan pada Tokoh Utama dalam Film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis terhadap Kesehatan Mental</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13988</link>
<description>Representasi Gejala Kejiwaan pada Tokoh Utama dalam Film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis terhadap Kesehatan Mental
Al Rifqi, Muhammad Wildan Naufal
Fenomena meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, khususnya pada perempuan korban kekerasan dalam keluarga, mendorong hadirnya film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis sebagai representasi realitas psikologis yang kompleks. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana gangguan psikologis, proses pemulihan, dan penerimaan psikologis direpresentasikan melalui tokoh utama dalam film tersebut. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gangguan psikologis, pemulihan psikologis, dan penerimaan psikologis tokoh utama dalam film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan pencatatan dialog serta adegan film yang relevan. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama direpresentasikan mengalami gangguan psikologis berupa depresi, kecemasan, gangguan penyesuaian, neurosis, serta gangguan terkait trauma dan stres yang dipicu oleh kekerasan dalam rumah tangga dan tekanan keluarga. Proses pemulihan psikologis ditampilkan melalui kesadaran diri, keterbukaan terhadap bantuan, dan dukungan sosial, sedangkan penerimaan psikologis direpresentasikan sebagai kemampuan menerima emosi, realitas hidup, dan pengalaman traumatis sebagai bagian dari perjalanan hidup menuju kesehatan mental yang lebih stabil.
</description>
<dc:date>2026-01-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13813">
<title>Interpretasi Bahasa Kias Pada Lirik Lagu Album  “Dunia Batas”: Prespektif Semiotika Roland Barthes</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13813</link>
<description>Interpretasi Bahasa Kias Pada Lirik Lagu Album  “Dunia Batas”: Prespektif Semiotika Roland Barthes
Turohmah, Maulita Aizah
Lirik lagu merupakan karya sastra yang memanfaatkan bahasa secara indah dan simbolis untuk menyampaikan makna. Penggunaan bahasa kias dalam lagu sering menimbulkan penafsiran beragam. Penelitian ini di latar belakangi oleh kecenderungan lirik lagu sebagai teks sastra yang sering memuat bahasa kias sebagai makna yang mengandung kultural simbolik. Album “Dunia Batas” merupakan objek penelitian ini menampilkan lirik-lirik puitis dan kaya akan bahasa kias, sehingga menarik untuk dikaji dari sudut pandang semiotika yang mengulik tentang tanda.&#13;
 	Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk bentuk bahasa kias serta menganalisis makna berdasarkan prespektif semitoika Roland Barthes dengan tingkatan denotasi, konotasi, serta mitos. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer berupa kutipan lirik lagu dari tiga lagu utama, dikumpulkan melalui dokumentasi, pencatatan dan studi pustaka. Setelah pengumpulan data dianalisislah dengan mengklasifikasi bentuk bahasa kias dan merepresentasikan makna sesuai dengan semiotika Roland Barthes. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bentuk bahasa kias berupa personifikasi, matafora, simile, hiperbola, dan litotes. Makna bahasa kias dalam lagu-lagu tersebut dapat diklasifikasikan sesuai tiga kategori utama yaitu rasa cemas dan kekhawatiran, harapan, serta luka batin. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa  penelitian ini menunjukkan penggunaan bahasa kias dalam album “Dunia Batas” berperan penting dalam membangun makna simbolik dan emosional melalui sistem tanda berlapis.&#13;
Kata Kunci: Bahasa kias, lirik lagu, semiotika Roland Barthes, Dunia Batas
</description>
<dc:date>2026-01-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13812">
<title>Model Implementasi Ekokritik Greg Garrard dalam Nonfiksi Jagapati Bumi dan Kesatria Penjaga di Laman Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI)</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13812</link>
<description>Model Implementasi Ekokritik Greg Garrard dalam Nonfiksi Jagapati Bumi dan Kesatria Penjaga di Laman Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI)
Mahfud, Safira Ramadani
Isu lingkungan saat ini menjadi tantangan global yang pengaruhnya tidak hanya pada suatu ekosistem, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup manusia.  Dalam kontek pendidikan, sangat penting membangun kesadaran lingkungan sejak dini dengan memanfaatkan media yang dekat dengan murid, salah satunya adalah sastra.  Buku nonfiksi naratif menawarkan alternatif yang menarik karena  dapat menyampaikan informasi ekologis  dengan jelas dan mudah dimengerti. Sayangnya, penelitian mengenai sastra ekologi selama ini lebih banyak berfokus pada karya fiksi, sementara nonfiksi naratif kurang mendapatkan perhatian. Maka dari itu, penelitian ini akan mengeksplorasi dua karya nonfiksi naratif jenjang D, yakni Jagapati Bumi dan Kesatria Penjaga di laman Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI), sebagai contoh bahan bacaan edukatif bertema lingkungan.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan model implementasi ekokritik Garrard untuk menemukan hubungan penggambaran nilai-nilai ekologi dalam kedua karya tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis sastra berperspektif ekokritik Garrard. Dari enam konsep ekokritik Garrard, penelitian ini berfokus pada empat konsep utama, yakni pencemaran, binatang, tempat tinggal, dan bumi yang paling banyak muncul dalam teks. Data dikumpulkan melalui analisis mendalam, dokumentasi, pengkodean, pengelompokan data, kemudian dianalisis secara interpretatif. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua karya tersebut secara konsiten menunjukkan kritik terhadap kerusakan lingkungan akibat prilaku manusia, menggambarkan binatang sebagai makhluk ekologi yang rentan, dan menyoroti pemaknaan bumi sebagai tempat tinggal bersama yang membutuhkan tanggung jawab moral. Temuan dalam penelitian juga menunjukkan bahwa sastra nonfiksi juga dapat dijadikan sarana yang efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkunhan, terutama bagi pembaca jenjang D. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan penggunaan buku nonfiksi naratif sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran sastra berwawasan lingkungan di Sekolah Menengan Pertama (SMP), terutama untuk materi cerita pendek. Tetapi, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena penelitian tidak sampai pada tahap pengujian implementasi di sekolah, sehingga efektivitas penerapannya belum diuji secara empiris.&#13;
Kata Kunci: Sastra, Ekokritik, Nonfiksi, SIBI
</description>
<dc:date>2026-01-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13811">
<title>Pengembangan E-Lkpd Berbasis Kearifan Budaya Lokal Kota Malang Materi Teks Lho untuk Siswa Kelas X Ma. Kh. Moh. Said Kepanjen</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13811</link>
<description>Pengembangan E-Lkpd Berbasis Kearifan Budaya Lokal Kota Malang Materi Teks Lho untuk Siswa Kelas X Ma. Kh. Moh. Said Kepanjen
Maulana, Syafrianza Maulana
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan bermakna, khususnya pada materi teks laporan hasil observasi (LHO). Hasil observasi awal di MA KH. Moh. Said Kepanjen menunjukkan bahwa pembelajaran teks LHO masih menggunakan LKPD konvensional yang bersifat teoritis dan belum terintegrasi dengan kearifan budaya lokal Kota Malang. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan lingkungan sosial budaya di sekitarnya, sehingga motivasi belajar dan kualitas hasil tulisan siswa belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar inovatif berbasis digital yang relevan dengan konteks kehidupan peserta didik.&#13;
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana analisis kebutuhan pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks laporan hasil observasi di MA KH. Moh. Said Kepanjen, (2) bagaimana proses pengembangan E-LKPD berbasis kearifan budaya lokal Kota Malang pada materi teks LHO, dan (3) bagaimana tingkat kelayakan serta efektivitas E-LKPD yang dikembangkan. Sejalan dengan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis kearifan budaya lokal Kota Malang serta mengetahui kelayakan dan efektivitas penggunaannya dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian ini adalah 23 siswa kelas X MA KH. Moh. Said Kepanjen. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, angket respon siswa, serta tes menulis teks LHO berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui tingkat kelayakan produk dan uji paired sample t-test untuk menguji efektivitas E-LKPD yang dikembangkan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis kearifan budaya lokal Kota Malang dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil validasi ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi menunjukkan persentase kelayakan dengan kategori sangat layak. Respon siswa terhadap penggunaan E-LKPD juga berada pada kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari pretest sebesar 52 menjadi posttest sebesar 80. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan E-LKPD.&#13;
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis kearifan budaya lokal Kota Malang layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia pada materi teks laporan hasil observasi di kelas X Madrasah Aliyah. Penggunaan E-LKPD ini mampu meningkatkan kemampuan menulis teks LHO siswa, mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan kesadaran dan apresiasi terhadap budaya lokal. Dengan demikian, E-LKPD ini direkomendasikan sebagai bahan ajar inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada materi maupun jenjang pendidikan lainnya.&#13;
Kata kunci: E-LKPD, kearifan budaya lokal, teks laporan hasil observasi, pembelajaran Bahasa Indonesia.
</description>
<dc:date>2026-02-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
