<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Raudhatul Athfal Teacher Education</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/74</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal</description>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 19:16:31 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-07-14T19:16:31Z</dc:date>
<item>
<title>Penerapan Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Di Tadika Ibrah Malaysia</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13441</link>
<description>Penerapan Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Di Tadika Ibrah Malaysia
MARIYANA, ANI'
Pendidikan di Tadika Ibrah Malaysia merupakan pendidikan yang menerapkan pembelajaran tauhid yaitu mengenal Allah dan menananmkan sifat-sifat keislaman pada anak serta mengenalkan sifat-sifat Allah melalui asma Allah kepada anak-anak di Tadika Ibrah Malaysia. Latar belakang dalam penelitian ini yaitu bahwa Tadika Ibrah Malaysia merupakan pendidikan anak usia dini yang dibuat dengan tujuan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran anak usia dini. &#13;
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran anak usia dini di Tadika Ibrah, mendeskripsikan pelaksanaan nilai-nilai keislaman pada anak usia dini di Tadika Ibrah, mendeskripsikan evaluasi nilai-nilai keislaman pada anak usia dini di Tadika Ibrah.&#13;
Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Informasi subjek penelitian didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kepada kepala Tadika Ibrah dan guru kelas usia 6 tahun. Sedangkan metode analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Dari analisis data yang didapat disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran di Tadika Ibrah mempunyai pembiasaan untuk selalu mengesakan Allah mengajarkan tentang keimanan pada anak-anak dimulai dengan kebiasaan mengucapkan kalimat thayyibah, pembiasan mengaji di pagi hari dan hafalan surat-surat pendek yang dilakukan setiap sore, kegiatan sholat wajib dan sunnah secara berjamaah, makan sampai habis sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan nikmat yang telah Allah berikan. (2) Pembelajaran di Tadika Ibrah menerapkan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada ketauhidan Allah serta mengenalkan sifat-sifat Allah melalui asma Allah dan menerapkan metode sesuai dengan Kurikulum program Alim Soleh yang bertujuan untuk tercapainya suatu pembelajaran yang efektif dan efisien dalam mengajarkan nilai-nilai keislaman kepada anak yaitu kegiatan membaca Iqra, Assembly (penghimpunan), salat duha berjamaah, makan sampai habis dan bersih, salat dzuhur berjamaah, hafazan, dan salat ashar berjamaah. (3) Nilai-nilai keislaman yang diperoleh anak sejak dini merupakan hasil dari pembiasaan konsep nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran anak usia dini dan pelaksanaan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran anak usia dini akan berdampak positif  dan menjadikan anak terbiasa beribadah serta mampu mencetak generasi Islami di era modern sekarang.
</description>
<pubDate>Thu, 15 May 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13441</guid>
<dc:date>2025-05-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Intensitas Pemberian Hadiah (Reward) Terhadap Kedisiplinan Anak Usia 5-6 Tahun</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13439</link>
<description>Hubungan Intensitas Pemberian Hadiah (Reward) Terhadap Kedisiplinan Anak Usia 5-6 Tahun
FADILAH, NINIK
Pemberian reward pada anak usia dini berfungsi sebagai sarana untuk mendorong perilaku positif sekaligus mendukung perkembangan emosional dan sosial. Reward yang diberikan, baik secara verbal maupun non-verbal, menjadi bentuk penguatan yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan semangat anak dalam beraktivitas secara menyenangkan.&#13;
Dari latar belakang penelitan di atas maka peneliti merumuskan masalah, yakni mendeskripsikan intensitas pemberian hadiah (reward) terhadap anak usia 5-6 tahun, mendeskripsikan kedisiplinan anak usia 5-6 tahun, dan mendeskripsikan hubungan intensitas pemberian (reward) terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun.&#13;
Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, dimana variabel independent yang digunakan adalah intensitas pemberian hadiah (reward) dan variabel dependent adalah kedisiplinan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan RA Wisma Ilmu dengan jumlah populasi 38 wali murid dan TA Baiturrohman dengan jumlah populasi 15 wali murid yang dijadikan sampel karena populasi tersebut kurang dari 100 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert dengan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian anatar variable intensitas pemeberian hadiah (reward) dan kedisiplinan menunjukan bahwa (1) intensitas pemberian hadiah (reward) yang paling sering dipakai dengan indikator senyuman. (2) data keseluruhan kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun yaitu sebesar 3,13. (3) Tidak ada hubungan intensitas pemberian hadia (reward) terhadap kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun
</description>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13439</guid>
<dc:date>2025-08-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Penerapan Kantin Kejujuran Dalam Mengembangkan Literasi Keuangan Di Paud Al Karimah Sidomulyo</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13419</link>
<description>Penerapan Kantin Kejujuran Dalam Mengembangkan Literasi Keuangan Di Paud Al Karimah Sidomulyo
Niqma, Alindya Khoirun
Kantin kejujuran merupakan kantin yang menjual makanan ringan dan minuman tanpa adanya penjaga kantin yang akan menagih atau mengingatkan pembeli tentang uang pembayaran. Anak-anak benar-benar dituntut untuk jujur pada diri sendiri dengan meletakkan uang pembayaran belanja pada kotak yang telah disediakan, dan jika uangnya berlebih, pembeli akan mengambil kembaliannya sendiri dengan sistem ini akan membelajari para anak-anak agar menumbuhkan nilai akhlak dan karakter dalam membeli agar tidak curang. Dengan demikian, pendidikan literasi keuangan adalah kapasitas individu untuk mengidentifikasi, mengelola, merencanakan, dan memahami masalah keuangan secara mandiri.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah bagaiamana mendeskripsikan penerapan kantin kejujuran dalam mengembangkan literasi keuangan di PAUD Al Karimah Sidomulyo. Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kantin kejujuran dalam mengembangkan literasi keuangan di PAUD Al Karimah Sidomulyo. Mendeskripsikan hasil evaluasi dari penerapan kantin kejujuran dalam mengembangkan literasi keuangan di PAUD Al Karimah Sidomulyo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian studi kasus untuk mencapai tujuan tersebut. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi.&#13;
Berdasarkan usaha-usaha yang dilakukan, didapatkan hasil penelitian hasil dari dilaksanakannya penerapan kantin kejujuran dalam mengembangkan literasi keuangan di PAUD AL Karimah Sidomulyo,1.guru dapat mengetahui pengembangan pada anak,dan anak juga menunujukkan keterampilan dalam mengelola keuangan secara jujur dan bertanggung jawab, 2.Anak-anak juga menjadi lebih terampil dalam menghitung dan mengenal nilai mata uang koin ataupun kertas, 3.Anak-anak juga lebih paham dalam menyimpan uang, 4.serta peningkatan terhadap kerjasama dan tanggung jawab anak dalam mengelola kantin kejujuran secara bergantian.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan kantin kejujuran dalam mengembangkan literasi keuangan pada anak-anak di PAUD Al Karimah Sidomulyo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kantin kejujuran dapat meningkatkan kesadaran anak-anak akan nilai mata uang,mengembangkan kemampuan dalam mengelola keuangan,dan membangun karakter jujur dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kantin kejujuran ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengembangkan literasi keuangan pada anak-anak sejak dini.
</description>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13419</guid>
<dc:date>2025-05-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Efikasi Diri Guru Dengan Kinerja Mengajar Guru Ra Se-Kecamatan Blimbing</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/11786</link>
<description>Hubungan Efikasi Diri Guru Dengan Kinerja Mengajar Guru Ra Se-Kecamatan Blimbing
Syahaif, Rozavia Maharani Nur
Pendidikan memegang peranan penting dalam upaya mewujudkan kualitas sumber daya manusia. Dalam bidang pendidikan terlebih pada anak usia dini yang memiliki kemampuan dan potensi besar untuk dikembangkan dengan bantuan orang tua dan orang dewasa atau guru. Oleh karena itu efikasi diri menjadi hal yang penting dikarenakan menyangkut dengan kondisi psikologis subjek pendidikan.&#13;
Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama yaitu mengajar, mendidik, membimbing, mengarahkan, menilai, melatih dan mengevaluasi peserta didik mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Penilaian kinerja guru juga tidak kalah penting saat setiap sekolah membenahi diri untuk menghasilkan lulusan terbaik. Karena Tinggi rendahnya kinerja guru akan berdampak pada kualitas siswa, keberhasilan, serta kualitas lembaga sekolah.&#13;
Dari latar belakang penelitian diatas maka peneliti merumuskan masalah, yakni bagaimana tingkat efikasi diri guru RA di Kecamatan Blimbing, bagaimana kinerja guru RA di Kecamatan Blimbing, bagaimana hubungan antara efikasi diri guru dengan kinerja mengajar guru RA di Kecamatan Blimbing.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efikasi diri guru RA di Kecamatan Blimbing, untuk mengetahui dan menganalisis kinerja mengajar guru RA di Kecamatan Blimbing, untuk mengetahui tentang adakah hubungan efikasi diri guru dengan kinerja mengajar guru RA di Kecamatan Blimbing.&#13;
Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dimana variabel independent yang digunakan adalah efikasi diri guru dan variabel dependent adalah kinerja mengajar guru RA. Penelitian ini dilakukan di RA yang ada di Kecamatan Blimbing dengan jumlah populasi 127 guru dan yang menjadi sampel 100 guru. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert dengan teknik pengumpulan data kuisioner dan dokumentasi.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian antara variabel efikasi diri guru dengan kinerja mengajar guru RA menunjukkan bahwa (I) Tingkat efikasi diri guru yang paling tinggi berada pada indikator keyakinan diri pada bidang yang dikerjakan. (2) Data keseluruhan kinerja mengajar guru RA di kecamatan Blimbing berjumlah 3,64. Rata-rata tertinggi dalam variabel tersebut berada pada indikator ketrampilan menjelaskan. (3) Adanya hubungan efikasi diri guru dengan kinerja mengajar guru RA di kecamatan blimbing.
</description>
<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/11786</guid>
<dc:date>2025-01-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
