<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>LP - Faculty of Islamic Studies</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/81</link>
<description>Publikasi Ilmiah Dosen Fakultas Agama Islam</description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 02:37:22 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-07-15T02:37:22Z</dc:date>
<item>
<title>Teks dan Diskursus Otoritas menurut Khaled M. Abou El-Fadl</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2626</link>
<description>Teks dan Diskursus Otoritas menurut Khaled M. Abou El-Fadl
Hidayatullah, Muhammad Fahmi; Taufiq, Firmanda
Hukum Islam adalah sebuah konstruksi atas dua otoritas tertinggi dalam Islam, yakni Al Quran dan hadis. Didalamnya memuat rujukan otoritatif dalam persoalan keagamaan. &#13;
Sementara itu, dalam pandangan Khaled, kalangan ahli hukum Islam menjadi sumber &#13;
legitimasi dalam menafsirkan teks-teks keagamaan. Khaled berusaha mengkritik konstruksi  otoritarianisme dalam hukum Islam, terutama mengenai kritik atas fatwa-fatwa misoginis &#13;
yang telah dikeluarkan oleh Council for Scientific Research and Legal Opinion (CRLO) dan &#13;
The Society for Adherence to the Sunnah (SAS). Didalam artikel ini berupaya menganalisis &#13;
dan mengkaji bagaimana tawaran pemikiran Khaled M. Abou El-Fadl dalam persoalan teks &#13;
dan diskursus otoritas dalam kajian Islam, terutama terkait dalam tafsir terhadap teks-teks &#13;
keagamaan, yakni Al-Quran dan hadis. Sementara metode yang digunakan dalam penelitian &#13;
ini, yakni metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deksriptif-analisis. Dari &#13;
berbagai fakta dan data yang didapatkan, selanjutnya dianalisis dan dinarasikan secara &#13;
deskriptif dengan mengacu pada fokus penelitian ini. Berdasarkan pada temuan penelitian &#13;
didapatkan bahwa seharusnya teks-teks keagamaan seharusnya mampu ditafsirkan dan &#13;
dibaca dengan baik sesuai dengan konteksnya, terutama otoritas dan otoritarianisme yang &#13;
melekat dalam kajian keislaman.
[ARCHIVES] Copyright Articles from : Risalah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
</description>
<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2626</guid>
<dc:date>2021-03-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik di Era  Pandemi Covid-19</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2625</link>
<description>Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik di Era  Pandemi Covid-19
Afifulloh, Mohammad; Cahyanto, Bagus
Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bergerak begitu cepat ikut mempengaruhi &#13;
praktik pembelajaran di pendidikan tinggi. Saat ini pembelajaran dapat dilakukan tidak harus dalam waktu dan tempat &#13;
yang sama. Hal ini tentu harus didukung bahan ajar yang dapat memfasilitasi kebutuhan pembelajaran online, untuk itu &#13;
perlu dikembangkan bahan ajar elektronik untuk membantu mahasiswa dalam pembelajaran secara online. Pada &#13;
penelitian ini peneliti membatasi pada tahap analisis kebutuhan saja, sehingga tujuan dari penelitian ini untuk menggali &#13;
informasi terkait kebutuhan pengembangan bahan ajar elektronik sesuai keadaan dilapangan yang nantinya untuk &#13;
dijadikan landasan dalam proses pengembangan produk. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner &#13;
analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar elektronik yang dikembangkan berdasarkan indikator-indikator analysis&#13;
pada tahap model pengembangan ADDIE. Angket tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif berdasarkan hasil &#13;
dari responden yang meliputi (a) analisis karakteristik pebelajar (b) analisis sumber daya, dan (c) analisis tujuan &#13;
pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa analisis karakteristik pebelajar menunjukkan &#13;
bahwa 87,03% mahasiswa memiliki pengetahuan terhadap penggunaan bahan ajar elektronik dalam pembelajaran, &#13;
94,44% mahasiswa memiliki pandangan yang positif terhadap pemanfaatan bahan ajar elektronik dalam pembelajaran, &#13;
100% mahasiswa memiliki kebiasaan menggunakan digital resource dalam kehidupan sehari-hari, 100% mahasiswa &#13;
memiliki ketertarikan terhadap penggunaan bahan ajar elektronik dalam pembelajaran, serta 94,44% Memiliki &#13;
ketertarikan terhadap bahan ajar elektronik untuk menumbuhkan kemandirian belajar. Sedangkan hasil analisis sumber &#13;
daya menunjukkan 87,03% mahasiswa mengetahui bahwa substansi konten bahan ajar tersedia di jurnal, buku, dan &#13;
sumber-sumber yang ada kaitannya dengan materi perkuliahan, 100% mahasiswa memiliki laptop/gadget yang dapat &#13;
mendukung pemanfaatan bahan ajar elektronik, dan 100% mahasiswa memiliki pemahaman terhadap penggunaan digital &#13;
teknologi dalam pembelajaran.
[ARCHIVES] Copyright Articles from : Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
</description>
<pubDate>Wed, 01 Sep 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2625</guid>
<dc:date>2021-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>The Roots of the Problem of Islamic Education and Criticism of Modern Islam Post the Events of September 11, According to Ibrahim M. Abu Rabi</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2624</link>
<description>The Roots of the Problem of Islamic Education and Criticism of Modern Islam Post the Events of September 11, According to Ibrahim M. Abu Rabi
Sa’dullah, Anwar; Zainuddin, Muhammad; Asrori, Muhammad
The discourse on the problem of Islamic education and modern Islamic history is a &#13;
problem that continues to be solved. On this basis, it is necessary to criticize and &#13;
elaborate the root of the problem that makes the problem able to be resolved. &#13;
Moreover, the study of Islamic education and the history of the problems in the midst &#13;
of Muslims is very complex. Therefore, in this article, we try to look at and examine the &#13;
root causes of Islamic education and how modern Islamic history after the events of 11 &#13;
September 2001 at the World Trade Center Building which killed many people. This &#13;
incident also made the world community perceive Islam as a religion of violence and &#13;
teach terrorism. This is what is in the international area. Thus, Islam is frightening in the &#13;
eyes of the international community. For this reason, an in-depth investigation and&#13;
study is needed to reveal the background and impact of the post-September 11 tragedy. &#13;
Finally, it also finds the root causes of modern Islamic history and the roots of the &#13;
problems that lie within the contemporary Islamic education system.
[ARCHIVES] Copyright Articles from : Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam
</description>
<pubDate>Sat, 24 Jul 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2624</guid>
<dc:date>2021-07-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Lembaga Pendidikan Islam  Berbasis Sustainable Development Goals Di Yayasan Pendidikan Anak  Saleh Kota Malang</title>
<link>https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2621</link>
<description>Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Lembaga Pendidikan Islam  Berbasis Sustainable Development Goals Di Yayasan Pendidikan Anak  Saleh Kota Malang
Sa’dullah, Anwar; Supriyatno, Triyo
Dinamika perkembangan lembaga pendidikan di Inonesia tidak dapat &#13;
dibendung, apalagi membatasi pesatnya perkembangan lembaga. Tidak &#13;
sedikit lembaga gulung tikar karena kurang minatnya masyarakat untuk &#13;
menyekolahkan anaknya. Persoalan pada dasarnya menyangkut tentang &#13;
mutu lembaga khususnya sumber daya manusia yang berperan menjadi &#13;
subjek atau pengelola lembaga. Bagi lembaga bermutu dapat dipastikan &#13;
tidak digusur oleh perkembangan global dan tuntutan masyarakat &#13;
terhadap pendidikan berkualitas. Metode penelitian artikel ini adalah &#13;
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Jenis &#13;
penelitiannya adalah studi kasus dengan dengan desain multi kasus &#13;
mengingat dipilihnya dua lembaga penelitian walaupun satu naungan, &#13;
yaitu pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar Anak Saleh Kota &#13;
Malang. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan anak usia dini memiliki &#13;
empat strategi dalam peningkatan mutu sumber daya manusia, &#13;
diantaranya: pelatihan, pengembangan profesionalitas, pengembangan &#13;
karir, dan penilaian kinerja. Salah satu dari keempat strategi tersebut &#13;
terdapat tema pengembangan suber daya manusia melalui workshop &#13;
tentang tanggung jawab karyawan di sekolah dan keluarga. Sementara di &#13;
Sekolah Dasar Anak Saleh memiliki tiga strategi pengembangan sumber &#13;
daya manusia, yaitu: monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Diantara &#13;
ketiga strategi ini salah satu desain kegiatannya adalah pemberian &#13;
penghargaan pada karyawan melalui bulan karyawan dan guru termasuk &#13;
pelibatan orang tua dalam program tindak lanjut.
[ARCHIVES] Copyright Articles from : EVALUASI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
</description>
<pubDate>Mon, 01 Mar 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/2621</guid>
<dc:date>2021-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
