TANTANGAN NOTARIS SEBAGAI PEJABAT UMUM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN PANDEMI COVID 19

Show simple item record

dc.contributor.author Heriawanto, Benny Krestian
dc.date.accessioned 2021-03-07T12:25:09Z
dc.date.available 2021-03-07T12:25:09Z
dc.date.issued 2020-12-17
dc.identifier.isbn 978-623-6634-81-3
dc.identifier.uri http://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/1635
dc.description [ARSIP] Penelitian Sivitas Akademis Universitas Islam Malang en_US
dc.description.abstract Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, notaris dinyatakan sebagai pejabat umum yang memiliki wewenang untuk membuat akta otentik, dan pada era revolusi industri 4.0 dan pandemi Covid-19, Notaris untuk dapat membuat akta secara elektronik, namun apakah notaris dapat membuat akta otentik secara elektronik?, tulisan ini disusun dengan menggunakan metode yuridis normatif dengan statute, conceptual, dan comparative approach. Menurut ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris jo. Undang Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, jo. Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, notaris tidak dapat membuat akta otentik secara elektronik, dan berdasarkan asas tabellionis officium fideliter exercebo notaris diharuskan membuat akta secara konvensional. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Universitas Islam Malang (UNISMA) en_US
dc.relation.ispartofseries Prosiding 1st Konferensi Nasional 2020;Vol 11, No 1
dc.subject Elektronik en_US
dc.subject Revolusi Industri en_US
dc.subject Notaris en_US
dc.title TANTANGAN NOTARIS SEBAGAI PEJABAT UMUM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN PANDEMI COVID 19 en_US
dc.type Book chapter en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Kolom Pencarian


Browse

My Account