Show simple item record

dc.contributor.authorDamayanti, Diana
dc.date.accessioned2023-07-29T04:28:50Z
dc.date.available2023-07-29T04:28:50Z
dc.date.issued2023-06-23
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/7622
dc.description.abstractSkipsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan evaluasi kebijakan rekayasa lalu lintas di Kota Malang. Adanya kebijakan rekayasa lalu lintas di Kota Malang menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang selancar dan seaman mungkin. Dengan adanya rekayasa lalu lintas yang dilandasi dengan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang melalui Peraturan Wali Kota Malang No 35 Tahun 2013 tentang rekayasa lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan. Fokus peelitian berkaitan dengan evaluasi kebijakan dengan menggunakan tahapan evaluasi menurut william n Dunn yakni, Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas dan Ketepatan. Dan juga dampak dari kebijakan dengan menggunakan kriteria dampak menurut Thomas R Dye yaitu, Dampak sosial ekonomi, Dampak pada keadaan di luar sasaran dan tujuan kebijakan dan Dampak pada keadaan sekarang dan keadaan di masa yang akan datang. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk memastikan keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dikatahui bahwasanya, dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Malang cukup baik. Ada beberapa poin dalam kebijakan ini yang dapat dievaluasi untuk perbaikan dalam pelaksanaan kebijakan di kemudian hari. Seperti halnya pada pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang belum maksimal dikarenakan pemerintah itu sendiri kurang dalam melakukan kerjasama terhadap berbagai pihak yaitu pemerintah dengan pemerintah atau pemerintah dengan masyarakat. Serta, pemerintah kurang memperhatikan dampak dari pelaksanaan kebijakan rekayasa lalu lintas terhadap masyarakat dan tidak efektifnya kebijakan rekayasa yang dilakukan karena menimbulkan permasalahan baru berupa kemacetan pada wilayah lain. Melalui proses evaluasi yang telah dilakukan ditemukan beberapa rekomendasi dan saran yang dapat peneliti berikan yakni dengan membuat peraturan untuk mengatur pembatasan jumlah kendaraan yang masuk di Kota Malang. Adanya regulasi yang mengatur jumlah penjualan kendaraan bermotor. Membuat peraturan bagi masyarakat pendatang dan berencana menetap di Kota Malang. Dan adanya revitaliasi angkutan umum berupa perbaikan sistem transportasi pintar. Kata Kunci: Evaluasi, Rekayasa lalu lintas, Kota Malangen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectEvaluasien_US
dc.subjectRekayasa lalu lintasen_US
dc.subjectKota Malangen_US
dc.titleEvaluasi Kebijakan Pemerintah Kota Malang Tentang Rakayasa Lalu Lintas dalam Mengatasi Kemacetan (Studi pada Dinas Perhubungan Kota Malang)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record