Show simple item record

dc.contributor.authorPrasodjo
dc.date.accessioned2020-12-11T02:57:51Z
dc.date.available2020-12-11T02:57:51Z
dc.date.issued2020-10-05
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/807
dc.description.abstractKemampuan berpikir kritis dan metakognitif menentukan hasil belajar siswa. Oleh sebab itu berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu implementasi dari keterampilan metakognisi seseorang, yaitu dalam proses mengetahui dan memonitor kognitif sendiri. Keterampilan metakognisi merupakan pengetahuan tentang belajarnya sendiri, tentang bagaimana ia belajar dan bagaimana ia memantau cara belajar yang dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis, kemampuan metakognitif dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek. Serta mengetahui pengaruh keamampuan berpikir kritis dan metakognitif terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek. Setelah mengetahui adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis dan metakognitif terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek penelitian ini berlanjut untuk mengukur mana yang lebih berpengaruh antara kemampuan berpikir kritis dan metakognitif siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penalitian ekspos fakto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4 dan 5 SMAN 2 Trenggalek. Setelah data terkumpul dengan menyebarkan kuesioner pada siswa dan hasil belajar siswa dari dokumen guru berupa nilai selanjutnya data dianalilis menggunakan prosedur statistika penghitungan Two Way ANOVA menggunakan SPSS.20. Analisis data melewati tahap uji normalitas dan homogenitas sebagai syarat untuk uji hipotesis Two Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis sebagai variabel bebas (X1) dan mekta kognitif sebagai variabel bebas (X2) terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek sebagai variable terikat (Y). Berdasarkan analisis data yang telah diperoleh dari penyebaran kuesioner dan dokumen guru diketahui bahwa (1) kemampuan berpikir kritis siswa (∑skor=4054), kemampuan metakognisi siswa (∑skor=3965) dan hasil belajar siswa(∑skor=4019), (2) Berdasarkan hasil uji hipotesis Sig = 0,00 < 0,05 terdapat pengaruh pada kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar, (3) Berdasarkan hasil uji hipotesis Sig = 0,00 < 0,05 terdapat pengaruh pada kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar (4) pada tabel tukey kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan tidak adanya nilai signifikansi pada keduanya sebesar 0,00>0,05 sedangkan terdapat perbedaan yang siginfikan pada kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar. Hal ini ditandai dengan adanya nilai signifikansi pada keduanya sebesar 0,00>0,05. Dapat disimpulkan kemampuan metakognitif lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa daripada kemampuan berpikir kritis.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectKemampuan Metakognitifen_US
dc.subjectKemampuan Berpikir Kritisen_US
dc.titlePengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Metakognitif terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas X SMAN 2 Trenggaleken_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record