Strategi Pengembangan Potensi Wisata Kuliner Mbalong Kawuk dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Kasus Badan Usaha Milik Desa Sumberejo Kulon, Tulungagung)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui pengembangan potensi wisata serta faktor penghambat dan pendukung dalam pengembangannya.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari direktur BUMDes, bendahara BUMDes, kepala desa, dan pedagang. Sedangkan data sekunder diperolch dari buku-buku, jumal dan penelitian terdahulu yang relevan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri (human instrument). Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi
Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan manajemen strategi yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa BUMDes Sumber Mulyo dalam pengembangan wisata kuliner mbalong kawuk dikatakan berhasil melalui 4 tahapan sesuai dengan teori David J Hunger dan Thomas L Wheelen yaitu pemindaian lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, evaluasi dan kontrol. Keberhasilan strategi ini bisa dilihat dari adanya kenaikan pendapatan dari objek wisata kuliner Mbalong Kawuk, sehingga dari hasil pendapatan tersebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengalami kenaikan keuntungan yang dimana laba tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa Sumberejo Kulon. Namun dalam keberhasilannya, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih menghadapi kendala dalam hal sumber daya manusia dan permodalan untuk pengeloaan wisata. Kendala ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dalam mengelola unit usaha wisata serta belum adanya kerjasama antara investor.
Kata Kunci : Strategi, Badan Usaha Milik Desa, Pengembangan Objek Wisata, Pendapatan Asli Desa
