Profil Metabolit Sekunder dan Uji Kadar Total Fenol dari Ekstrak Etanol Buah Delima Putih (Punica granatum L.)
Abstract
Delima (Punica granatum L.) termasuk dalam kelas Magnoliophyta dan dibudidayakan sebagai tanaman hortikultura. Delima putih lebih sering digunakan sebagai tanaman obat tradisional daripada delima merah karena rasa dari buahnya yang lebih sepat. Hal ini terutama disebabkan oleh keberadaan senyawa fenol, flavonoid, dan tanin yang bekerja secara sinergis. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol buah delima putih (Punica granatum L.) secara skrining fitokimia dan menentukan hasil kadar total fenol dari ekstrak etanol buah delima putih (Punica granatum L.) dengan menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dekskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis data uji profil metabolit sekunder menggunakan dekskriptif kualitatif. Sedangkan uji kadar total fenol dengan deskriptif kuantitatif menggunakan one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji profil metabolit ekstrak etanol buah delima putih dengan pelarut etanol 96% memiliki hasil positif adanya senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan fenolik. Hasil uji kadar total fenol di dapatkan bahwa buah delima putih memiliki kandungan total fenol sebesar 0,76 mg GAE/g.
Kata Kunci: buah delima putih, profil metabolit sekunder, total fenol.
