Show simple item record

dc.contributor.authorYusril, Emka Priawansyah
dc.date.accessioned2025-03-15T03:15:33Z
dc.date.available2025-03-15T03:15:33Z
dc.date.issued2023-11-20
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/11287
dc.description.abstractYusril Emka Priawansyah. Antidiabetes Senyawa Fitokimia Daun Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Dengan Penghambatan Enzim Maltase Glucoamylase Dan Alpha Glucosidase. Pembimbing 1: Dini Sridamayanti Pembimbing 2: Fancy Brahma Adiputra Pendahuluan: Kombinasi ekstrak eceng gondok dan daun sitrong telah terbukti dapat menurunkan gula dalam darah mencit. Namun penelitian eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai antidiabetes secara mekanisme molekuler masih belum diketahui dan dilakukan. Penelitian ini berfokus melihat secara molekular potensi senyawa fitokimia enceng gondok sebagai obat herbal antidiabetes dengan penghambatan enzim maltase glucoamylase dan alpha glucosidase menggunakan metode in silico. Metode: Studi in silico dengan metode molecular docking menggunakan aplikasi autodocvina 1.5.6. Penambatan antara senyawa fitokimia eceng gondok terhadap protein target enzim maltase glucoamylase dan alpha glucosidase, kemudian senyawa terbaik diuji sifat fisikokimia dan farmakokinetiknya menggunakan pkcsm online tool. Hasil: Terdapat 5 senyawa fitokimia daun enceng gondok yang mempuyai afinitas terbaik terhadap alfa glucosidase yakni orientine (∆G -9,2 kkal/mol; 40%), Chrysoeriol (∆G -8,7 kkal/mol; 31%), dan luteolin (∆G -8,6 kkal/mol; 36%), kaempferol (∆G -8,3 kkal/mol; 36%), apigenin (∆G -8,2 kkal/mol; 36%). Adapun terdapat 5 senyawa fitokimia daun enceng gondok yang mempuyai afinitas terbaik terhadap maltase glucoamylase yakni Chrysoeriol (-9,9 kcal/mol; 66%), Tricin (-9,0 kcal/mol; 66%), Azaleatin (-9,8 kcal/mol 50%), Orientin (-9,9 kcal/mol 33%), Gossypetin (-9,9 kcal/mol 33%). Prediksi farmakokinetik dan fisikokimia didapatkan hasil semua senyawa memiliki sifat fisikokimia baik namun rendah pada parameter Caco2. Hanya terdapat 4 senyawa fitokimia yang terbaik di semua parameter uji sifat fisikokimia dan farmakokinetik diantaranya Chrysoeriol, Kampferol, Luteolin, Apigenin. Kesimpulan: Senyawa fitokimia eceng gondok diprediksi dapat menghambat enzim maltase glucoamylase dan alpha glucosidase secara in silico. Senyawa fitokimia Chrysoeriol, Kampferol, Luteolin, Apigenin memenuhi parameter fisikokimia dan farmakokinetik sehingga bisa dijadikan obat herbal antidiabetes secara oral. Kata Kunci: Antidiabetes; Eichhornia Crassipes; in silico; Alfa Glucosidase; Maltase Glucoamylaseen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectAntidiabetesen_US
dc.subjectEichhorniaen_US
dc.subjectCrassipesen_US
dc.subjectin silicoen_US
dc.subjectAlfa Glucosidaseen_US
dc.subjectMaltase Glucoamylaseen_US
dc.titleStudi In Silico Potensi Antidiabetes Senyawa Fitokimia Daun Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Dengan Penghambatan Enzim Maltase Glucoamylase dan Alpha Glucosidaseen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang