Analisis Pengaruh Perubahan Ukuran Piston Pada Motor Matic Honda Vario 150
Abstract
Bore up adalah modifikasi pada piston dengan cara memperbesar diameter piston dari standar. Piston merupakan komponen krusial pada mesin yang berfungsi sebagai bagian dari mekanisme pengompresi, yang menghasilkan tekanan gas yangmendorong kerja mesin. Bore up yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 60 mm dan 63 mm, motor yang digunakan Matic Honda Vario 150. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Motor akan diuji menggunakan dynometer dengan tiga kali pengujian untuk piston standar, piston bore up 60 mm, dan piston bore up 63 mm.
Hasil penelitian ini adalah rata-rata daya yang dihasilkan motor Honda vario 150 dengan npiston standar menghasilkan daya sebesar 12,03 Hp di 8000 rpm, piston bore up 60 mm menghasilkan daya sebesar 13,50 Hp di 8000 rpm, dan piston dengan bore up 63 mm menghasilkan 17,58 Hp di 8000 rpm. Maka torsi yang dihasilkan bore up 60 mm dan 63 mm lebih baik daripada daya yang dihasilkan piston standar. Semakin besar diameter piston yang digunakan, semakin besar konsumsi bahan bakar honda vario 150.
Rata- rata konsumsi pada pistonstandar pada 5000 rpm sebesar 1,88 l/jam dan pada 8000 rpm sebesar 3 l/jam, untuk bore up piston 60 mm konsumsi bahan bakar pada 5000 rpm sebesar 2,56 L/jam dan pada 8000 rpm sebesar 4,10 L/jam, untuk bore up piston 63 mm konsumsi bahan bakar pada 5000 rpm sebesar 2,64 L/jam dan pada 8000 rpm sebesar 4,23 L/jam. Hal ini membuktikan bahwa semakin besar diameter piston, maka konsumsi bahan bakar semakin meningkat.
Kata Kunci: Piston, Bore Up, Vario 150.
