Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Lokasi Pengembangan Permukiman di Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan
Abstract
Pertumbuhan dan pertambahan jumlah penduduk selalu berjalan beriringan dengan naiknya kebutuhan rumah untuk tempat tinggal. Maka dari itu, timbulah permasalahan yang muncul yaitu ketimpangan ketersediaan lahan dengan kebutuhan permukiman. Meningkatnya kebutuhan akan ruang di perkotaan sebagai akibat dari penduduk menjadikan daerah-daerah pinggirian kota atau sub urban sebagai tempat dalam memenuhi kebutuhan akan ruang khususnya permukiman. Salah satu kecamatan di Kabupaten Maros yang menjadi sasaran dalam pemenuhan ruang Kota Makassar yaitu Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros yang secara administrasi secara langsung berbatasan dengan Kota Makassar. Maka dari itu perlu adanya analisis untuk pengembangan lahan permukiman di kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros.
Pada penelitian ini membahas kriteria lahan yang dapat dikembangkan menjadi permukiman dengan metode skoring dan pembobotan dengan overlay menggunakan aplikasi ArcgGis 10.8. Untuk proyeksi penduduk di penelitian ini menggunakan metode aritmatik untuk menghitung daya tampung kecamatan Moncongloe 10 tahun mendatang.
Hasil nya kecamatan Moncongloe memiliki 43,99 km2 atau 93,86% dari luas wilayah yang masuk dalam kriteria untuk dijadikan lahan permukiman. Lahan yang memiliki potensi untuk digunakan pengembangan permukiman di kecamtan Moncongloe sebasar 12,35 km2 atau 26,34% dari luas wilayah kecamatan Moncongloe dan masih dapat menampung penduduk hingga tahun 2040.
Kata Kunci: Kesuaian Lahan, Permukiman, Metode Skoring, ArcGis, Maros
