Pengaruh Pemberian Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Bayam Merah (Alternantera Amoena Voss) Pada Media Pasir
Abstract
Bayam merah (Alternantera amoena Voss) mempunyai nilai komersial yang signifikan di Indonesia. Di antara berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman bayam, pupuk memegang peranan yang sangat penting. Limbah cair tahu telah diidentifikasi sebagai sumber pupuk yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair tahu terhadap pertumbuhan bayam merah dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan sembilan konsentrasi limbah cair tahu yang berbeda: 0, 25, 50, 75, 100, 125, 150, 175, dan 175. 200 mL/L, masing-masing direplikasi tiga kali. Parameter biotik utama yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, biomassa basah dan kering, serta panjang akar, sedangkan faktor abiotik seperti suhu, kelembaban, intensitas sinar matahari, dan pH juga dipantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bayam merah dipengaruhi secara positif oleh aplikasi limbah cair tahu, dengan konsentrasi yang paling efektif untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, serta berat basah dan kering adalah 200 mL/L. Selain itu, kondisi abiotik antara lain suhu udara, kelembapan, intensitas sinar matahari, dan pH media tanam juga disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayam merah yang optimal.
