Show simple item record

dc.contributor.authorBasyroh, Lailatul Binti
dc.date.accessioned2025-12-04T04:17:53Z
dc.date.available2025-12-04T04:17:53Z
dc.date.issued2025-02-18
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12020
dc.description.abstractBerinteraksi merupakan kegiatan yang berkaitan erat dengan manusia, untuk berinteraksi manusia membutuhkan alat komunikasi berupa bahasa. Dalam proses interaksi, manusia akan berhubungan antara manusia satu dengan manusia lainnya untuk berkomunikasi bertujuan menyampaikan suatu gagasan, ide, atau pendapat. Kegiatan interaksi merupakan bentuk dari peristiwa tutur yang melibatkan adanya peralihan tutur sehingga terjadinya pergantian peran antara penutur dan mitra tutur. Peralihan tutur sering dijumpai diberbagai keadaan, seperti halnya dalam kegiatan belajar mengajar yang terjadi adanya pergantian peran melibatkan antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran khususnya pada siswa hambatan penglihatan (low vision). Dalam alih tutur terdapat pola, berupa pengambilan giliran bicara dan ujaran pasangan terdekat seperti tanggapan atau respon. Pola alih tutur dalam pembelajaran bahasa indonesia pada siswa hambatan penglihatan (low vision) dapat terjadi sebab adanya kontribusi dari guru ataupun siswa itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur dalam pengambilan giliran bicara pada siswa hambatan penglihatan (low vision) di SMP Al-Azhar Sempu Kab. Banyuwangi dan mendeskripsikan pola alih tutur dalam pasangan ujaran terdekat pada siswa hambatan penglihatan (low vision) di SMP Al- Azhar Sempu Kab. Banyuwangi. Objek dalam penelitian ini ialah cara pengambilan giliran bicara dan pasangan ujaran terdekat pada siswa hambatan penglihatan (low vision) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian berupa tuturan lisan antara guru dan siswa hambatan penglihatan (low vision) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang berwujud kata ataupun kalimat. Sumber data berasal dari percakapan guru dan siswa hambatan penglihatan (low vision) saat proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap transkripsi data perekaman, klasifikasi, identifikasi atau analisis, dan pendeskripsian atau penyajian data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya, telah ditemukan data berupa pola alih tutur pada siswa hambatan penglihatan (low vision) dalam pembelajaran bahasa indonesia di SMP Al-Azhar Sempu Kab. Banyuwangi. Pola alih tutur tersebut berupa cara pengambilan giliran bicara dan pasangan ujaran terdekat (tanggapan). Pertama, pada cara pengambilan giliran bicara ditemukan 4 data terdiri 25 data di antaranya 18 data dengan cara memperoleh, 3 data dengan cara mencuri, 2 data dengan cara merebut, 1 data dengan cara menciptakan, 1 data dengan cara melanjutkan. Pengambilan giliran bicara banyak digunakan oleh guru pada siswa hambatan penglihatan (low vision) yaitu memperoleh giliran bicara, sebab siswa hambatan penglihatan (low vision) lebih mudah mendapatkan kesempatan berbicara. Kedua, ditemukan pasangan ujaran terdekat pada 4 data terdiri 47 data pasangan ujaran terdekat diantaranya 6 data ujaran salam diikuti salam, 4 data panggilan diikuti jawaban, 15 data pertanyaan diikuti jawaban, 2 data salam pisah diikuti salam jalan, 3 data tuduhan diikuti tanggapan pengingkaran dan tantangan, 6 data tawaran diikuti tanggapan penerimaan dan penolakan, 5 data permohonan diikuti tanggapan pengabulan dan penolakan, 6 data pujian diikuti penerimaan dan persetujuan. Pasangan ujaran terdekat digunakan oleh guru dengan siswa hambatan penglihatan (low vision) untuk menghasilkan atau memunculkan suatu ujaran lain berupa tanggapan atau respon. Pasangan ujaran terdekat dapat terjadi apabila ujaran pertama terujar, serta mengharapkan ujaran lain muncul seperti tanggapan atau respon. Faktor terjadinya peristiwa peralihan tutur yaitu adanya pergantian peran antara guru dengan siswa hambatan penglihatan (low vision). Kata kunci: pola alih tutur, giliran bicara, pasangan ujaran terdekat, low vision, pembelajaran Bahasa Indonesiaen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectpola alih tuturen_US
dc.subjectgiliran bicaraen_US
dc.subjectpasangan ujaran terdekaten_US
dc.subjectlow visionen_US
dc.subjectpembelajaran Bahasa Indonesiaen_US
dc.titlePola Alih Tutur Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Hambatan Penglihatan (Low Vision) di SMP Al-Azhar Sempu Kabupaten Banyuwangien_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang