Show simple item record

dc.contributor.authorIndra, Deden
dc.date.accessioned2025-12-08T05:47:28Z
dc.date.available2025-12-08T05:47:28Z
dc.date.issued2025-07-15
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12099
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) menggunakan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada siswa kelas XI SMKN 2 Ciamis. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kualitas laporan PKL siswa, terutama dalam aspek struktur, isi, dan kreativitas. Seiring berkembangnya teknologi pendidikan, penggunaan Artificial Intelligence (AI) dinilai mampu mendukung peningkatan kemampuan menulis siswa secara signifikan, terutama melalui umpan balik otomatis, personalisasi pembelajaran, dan penguatan literasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory, yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif, dilanjutkan dengan data kualitatif untuk memperkuat interpretasi temuan. Sampel terdiri dari 70 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok: kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan pembelajaran menulis berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan TPACK, dan kelas kontrol yang belajar secara konvensional tanpa bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI). Instrumen kuantitatif berupa tes menulis laporan PKL sebelum dan sesudah perlakuan, dengan penilaian pada empat aspek utama: Struktur dan Ketuntasan (25%), Isi dan Kedalaman Informasi (35%), Penulisan (20%), dan Kreativitas (20%). Penilaian menggunakan skala 1–4 yang kemudian dikonversi ke skala 100. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai tertinggi pada kelas eksperimen meningkat dari 84 menjadi 95, sementara nilai terendah naik dari 65 ke 76. Rata-rata skor kelas eksperimen juga mengalami peningkatan signifikan dari 74,25 menjadi 87,32. Sebaliknya, pada kelas kontrol, peningkatan hanya terjadi secara marginal dari rata-rata 72,56 menjadi 78,12, tanpa adanya siswa yang mencapai kategori ’Sangat Baik’. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 41,47% pada kelas eksperimen, dan hanya 25,23% pada kelas kontrol. Hasil uji-t (independent samples t-test) menghasilkan nilai signifikansi < 0,001 dan nilai t = 3,788 (df = 58,575), yang mengindikasikan perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Selisih rata-rata sebesar 16,23 poin menunjukkan dampak kuat dari perlakuan berbasis Artificial Intelligence (AI). Effect size yang dihitung menggunakan Cohen’s d menghasilkan nilai 1,17, dan Hedges’ g sebesar 1,16, keduanya dikategorikan sebagai efek besar, menegaskan bahwa integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis tidak hanya berdampak signifikan secara statistik, tetapi juga secara praktis. Hal ini didukung pula oleh uji normalitas dan homogenitas data yang telah dipenuhi sebelum uji-t dilakukan, dengan nilai signifikansi > 0,05 pada Levene’s Test (0,521–0,507), memastikan validitas pengujian. Data kualitatif diperoleh melalui angket dan observasi berdasarkan lima indikator, yaitu penggunaan Artificial Intelligence (AI), respons terhadap umpan balik, minat, kolaborasi, dan revisi tulisan. Hasil observasi menunjukkan bahwa median skor berada pada angka 3 di semua indikator, dengan capaian tertinggi tercatat pada aspek minat dan revisi tulisan. Secara umum, siswa dalam kategori Advanced menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi dan merata di seluruh aspek, mencerminkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang optimal dan terintegrasi. Sebaliknya, siswa dalam kategori Basic masih mengalami hambatan, khususnya dalam berinteraksi serta merespons umpan balik dari Artificial Intelligence (AI). Temuan ini mempertegas pentingnya pendekatan TPACK dalam memastikan bahwa teknologi tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga diintegrasikan secara pedagogis dalam proses pembelajaran.. Meskipun hasil penelitian menunjukkan efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, implementasinya di lapangan peneliti juga menemukan sejumlah kendala, seperti hambatan teknis, tantangan dalam menyusun prompt, keterbatasan pemahaman siswa terhadap bahasa Artificial Intelligence (AI), serta ketergantungan terhadap mesin. Kendala ini menuntut kesiapan guru dalam merancang aktivitas berbasis Artificial Intelligence (AI) yang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga mendidik secara etik dan kognitif. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis laporan PKL secara signifikan lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Integrasi dengan pendekatan TPACK terbukti mampu meningkatkan keterampilan teknis menulis, kreativitas, serta motivasi siswa. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran vokasional di era digital, dan menyarankan perlunya pelatihan guru serta penguatan infrastruktur agar teknologi dapat diimplementasikan secara optimal.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectArtificial Intelligenceen_US
dc.subjectKerangka TPACKen_US
dc.subjectLaporan PKLen_US
dc.subjectPembelajaran Menulisen_US
dc.subjectSMKN 2 Ciamisen_US
dc.titleEfektivitas Penerapan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Menulis Laporan PKL dengan Pendekatan Pembelajaran TPACK di SMKN 2 Ciamis Kelas XIen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang