Pengembangan Bahan Ajar Digital Canzine Teks Prosedur Berkonten Isu Lingkungan pada Siswa Kelas VII SMP PGRI 02 Batu
Abstract
Perubahan global dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara menjaga lingkungan, menuntut adanya perhatian lebih terhadap isu-isu lingkungan atau yang biasa disebut dengan ekologi. Salah satu cara untuk menghadapi tantangan ini adalah dengan mengenalkan dan meningkatkan kepedulian tentang isu lingkungan di kalangan generasi muda khususnya pelajar. Dengan adanya pengembangan bahan ajar digital canzine berkonten isu lingkungan, diharapkan siswa dapat belajar menulis teks prosedur secara lebih kontekstual dan memuat informasi terbaru. Nantinya, siswa tidak hanya belajar tentang pemahaman struktur dan kaidah bahasa saja, tetapi mereka akan diajarkan bagaimana mengaplikasikan materi yang sudah didapat serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung kelestarian lingkungan yang lebih nyata.
Tujuan penelitian ini untuk (1) memeroleh deskripsi tentang kebutuhan bahan ajar digital Canzine teks prosedur berkonten isu lingkungan pada siswa kelas VII SMP PGRI 02 Batu, (2) memeroleh deskripsi tentang hasil pengembangan bahan ajar digital Canzine teks prosedur berkonten isu lingkungan pada siswa kelas VII SMP PGRI 02 Batu, dan (3) memeroleh deskripsi tentang ketepatan produk bahan ajar digital Canzine teks prosedur berkonten isu lingkungan pada siswa kelas VII SMP PGRI 02 Batu.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan model pengembangan yang dipilih adalah model pengembangan Design and Development Research (DDR). Prosedur pengembangan DDR terdiri dari empat tahap yaitu, (1) tahap persiapan, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan, dan (4) tahap implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui pedoman lembar validasi dan angket. Analisis data yang dilakukan melibatkan teknik analisis deskripsi kualitatif dan kuantitatif.
Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa perlu adanya pengembangan bahan ajar digital canzine teks prosedur berkonten isu lingkungan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta literasi digital. Hasil pengembangan dari penelitian ini telah menghasilkan produk bahan ajar digital canzine berkonten isu lingkungan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap kelestarian lingkungan serta memberikan wawasan tentang literasi digital. Hasil validasi menunjukkan bahwa, (1) penilaian validasi isi dan bahasa telah mendapat penilaian dengan nilai rata-rata 96% yang menunjukkan bahwa materi dan penggunaan bahasa dalam bahan ajar ini dapat diimplementasikan dan digunakan saat pembelajaran sehingga validator memberikan penilaian dengan kategori sangat layak, (2) penilaian validasi perancangan dan media mendapat nilai rata-rata 91% yang mengindikasikan bahwa desain dan tampilan media dalam bahan ajar telah memenuhi standar yang sangat baik sehingga mendapat kategori sangat layak, (3) penilaian guru/praktisi mendapat nilai rata-rata 90% yang mencerminkan bahwa produk ini dinilai sangat layak untuk diterapkan saat pembelajaran berlangsung, dan (4) siswa/pennguna mendapat nilai rata-rata 85,4% dengan kategori sangat layak yang menunjukkan bahwa bahan ajar digital ini diterima dengan sangat baik oleh siswa dan dianggap efektif dalam mendukung proses pembelajaran, sehingga keseluruhan uji validasi produk mendapat nilai rata-rata 90,6% dengan kategori sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital Canzine berbasis ekoliterasi telah memenuhi standar kelayakan yang tinggi dan dapat diimplemtasikan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas VII SMP PGRI 02 Batu.
Hasil kajian produk pengembangan ini memiliki kelebihan diantaranya adanya integrasi isu lingkungan yang aktual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga siswa mampu membangun kesadaran mereka terhadap masalah lingkungan untuk diperbaiki secara bersama-sama. Selain itu dalam bahan ajar ini juga terdapat format digital yang dapat digunakan dalam pembelajaran online, fitur visual dan interaktif serta terdapat gamifikasi dalam pembelajaran. Kelemahan produk ini adalah ketergantungan pada perangkat teknologi dan akses internet yang tidak selalu tersedia secara merata di seluruh sekolah. Diseminasi produk dari penelitian ini adalah dapat dimanfaatkan di sekolah lainnya yang membutuhkan inovasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis isu lingkungan serta memanfaatkan teknologi digital. Saran pengembangan lebih lanjut, pengembang bisa menambahkan fitur bahan ajar digital yang lebih menarik, interaktif dan kontekstual sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa di berbagai jenjang.
