Rancang Bangun Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah menuju Sentralisasi Data yang Efektif (Studi Kasus UMKM di Disperindag dan Dinas Koperasi Kabupaten Pasuruan)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang inovasi tata kelola pemerintahan daerah yang mendukung sentralisasi data UMKM di Kabupaten Pasuruan melalui implementasi sistem Always Update dan e-governance yang efektif guna mengatasi masalah fragmentasi data, pengolahan data, pengambilan keputusan dan pelayanan terhadap UMKM secara efektif. Dalam era digital yang terus berkembang, pengelolaan data yang terintegrasi menjadi kebutuhan utama untuk mendukung efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik. Metode peneitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, Forum Group Discussion (FGD), serta analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa data UMKM yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi Kabupaten Pasuruan belum terintegrasi dengan baik, yang menyebabkan duplikasi data, kesenjangan informasi, dan kurang optimalnya layanan bagi pelaku UMKM. Penelitian ini merumuskan inovasi sistem tata kelola berbasis digital yang memungkinkan integrasi data lintas instansi melalui konsep Always Update, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyederhanaan proses birokrasi. Inovasi ini juga diberi nama SIAP-EMAS (Sistem Informasi Administrasi Publik - Efisiensi, Manajemen, Akurasi, Sentralisasi), perpaduan metode pendataan yang dilakukan Disperindag dan Dinkop Kabupaten Pasuruan. sebagai solusi strategis yang diharapkan dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.
Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta memberdayakan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang lebih kuat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kolaborasi lintas instansi, membangun sistem pengelolaan data yang berkelanjutan, dan mendukung pengembangan UMKM yang terintegrasi.
