Sanksi Cambuk dalam Tindak Pidana Prostitusi Berdasarkan “Qonun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat” dalam Perspektif Hak Asasi Manusia
| dc.contributor.author | Towil, Faisol Dzikir | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-16T05:14:42Z | |
| dc.date.available | 2025-12-16T05:14:42Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-05 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12240 | |
| dc.description.abstract | Prostitusi menjadi suatu permasalahan yang susah untuk dikendalikan, seakan sudah mengakar dengan erat. Bisa dipastiakan Semua daerah di Indonesia. Namun satu daerah yaang menarik dengan aturan penegakan prostitusi, yaitu Nanggroe Aceh Darussalam yang menggunakan sanksi hukuman cambuk sebagai efek jera yang tercantum dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. Sementara disisi lain Hak asasi manusia seakan berseberangan dengan aturan tersebut. Jenis penelitian ini adalah Penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif disebut dengan istilah penelitian kepustakaan. Dengan Fokus penelitian yaitu mengkaji substansi Undang-undang Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat dalam perspektif hak asasi manusia. Sumber bahan penelitian adalah Sumber bahan hukum primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum cambuk memberikan efek jera, sehingga seseorang akan berfikir lagi jika akan melanggarnya. Dan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan jiwa raga pelaku. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Malang | en_US |
| dc.subject | Sanksi Cambuk | en_US |
| dc.subject | Tindak pidana Prostitusi | en_US |
| dc.subject | Hak Asasi Manusia | en_US |
| dc.title | Sanksi Cambuk dalam Tindak Pidana Prostitusi Berdasarkan “Qonun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat” dalam Perspektif Hak Asasi Manusia | en_US |
| dc.type | Other | en_US |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MT - Law Science
Koleksi Thesis Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum
