Eksplorasi Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Buah Delima Hitam (Punica Granatum L.) Sebagai Antioksidan Menggunakan Metode DPPH
Abstract
Delima (Punica granatum L.) adalah salah satu jenis tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai kandungan obat. Delima hitam mengandung metabolit sekunder yang paling tinggi dibandingkan dengan delima merah dan delima putih, pada kulit buah delima hitam mengandung flavonoid, fenol, tanin, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak kulit delima hitam (Punica granatum L.) dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Metode DPPH melihat kapasitas sampel untuk menangkis radikal bebas dari molekul 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl. Hasil pengujian aktivitas antioksidan kulit delima hitam (Punica granatum L.) menghasilkan nilai IC50 47,51 ppm yang dapat disimpulkan bahwa kulit delima hitam tergolong sangat kuat. Penelitian ini penting dilakukan karena belum banyak penelitian mengenai buah delima hitam khususnya kulitnya, sehingga perlu adanya penambahan dan pembaharuan spesies. Selain itu, dapat dijadikan dasar utama untuk kemajuan bahan alam khususnya di bidang kesehatan.
Kata kunci : antioksidan, DPPH, delima, kulit, ekstrak
