Studi Evaluasi Kebutuhan Air Bersih Di Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Dengan Watercad V8i
Abstract
Kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban belum terpenuhi secara merata akibat kurangnya pembangunan sarana dan prasarana pendukung pendistribusian air oleh PDAM. Keterbatasan ini disebabkan oleh peningkatan kebutuhan air bersih yang tidak sebanding dengan ketersediaan dan kapasitas pelayanan PDAM, yang saat ini baru mampu melayani sekitar 5% dari total kebutuhan atau sekitar 5.828 sambungan rumah (SR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proyeksi jumlah pelanggan PDAM pada tahun 2033 dan kebutuhan air bersih Kecamatan Semanding pada tahun 2033 serta jaringan distribusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sampai tahun 2033. Studi ini menggunakan data jumlah pelanggan dalam 10 tahun terakhir, data pelanggan PDAM, kebutuhan air bersih, data sumber air dan volume reservoir, serta peta jaringan distribusi air bersih. Evaluasi dilakukan menggunakan metode aritmetika sebagai pendekatan perhitungan proyeksi karena menghasilkan korelasi terbesar. Peta jaringan distribusi air bersih dianalisis menggunakan perangkat lunak WaterCAD V8i. Hasil penelitian menunjukkan jumlah penduduk yang dilayani PDAM pada tahun 2023 sebesar 29.140 jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi 43.740 jiwa pada tahun 2033. Kebutuhan air rata-rata harian tahun 2023 sebesar 63,137 lt/dt, maksimum harian 72,607 lt/dt, dan jam puncak 94,705 lt/dt; sedangkan proyeksi tahun 2033 meningkat menjadi 94,770 lt/dt, 108,986 lt/dt, dan 163,478 lt/dt secara berturut-turut.
