Analisis Jarak Outlet Industri Gula Terhadap Kualitas Vegetasi Dan Kualitas Air Sungai Sukun Di Kabupaten Malang
Abstract
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi. Keberadaan industri sering kali mempengaruhi kepadatan penduduk di suatu daerah. Daerah dengan industri cenderung lebih padat dibandingkan daerah tanpa industri. Aktivitas industri juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran air sungai yang dapat berdampak negatif pada ekosistem riparian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak sumber pencemar industri gula terhadap kualitas air dan keanekaragaman vegetasi riparian di Sungai Sukun Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif, pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun yang berjarak masing-masing 2 km dengan stasiun 1 berjarak 20 meter dari outlet. Parameter kualitas air yang diukur meliputi pH, Dissolved Oxygen (DO), Total Dissolved Solids (TDS), dan suhu. Analisis vegetasi dilakukan menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener, serta Index of Riparian Quality (QBR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin meningkat jarak dari outlet, kualitas air dan vegetasi riparian semakin baik. DO tertinggi ditemukan di stasiun terjauh (6,8 mg/L), sementara yang terendah di stasiun terdekat (1,17 mg/L). Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan QBR juga meningkat seiring bertambahnya jarak dari outlet. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif antara pH dan kualitas vegetasi riparian, serta hubungan positif antara DO dan TDS dengan keanekaragaman vegetasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pencemaran industri berdampak signifikan terhadap ekosistem sungai. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan lingkungan yang efektif, seperti rehabilitasi kawasan riparian, guna menjaga stabilitas ekosistem sungai serta mendukung kelestarian biodiversitas dan keseimbangan ekologis di sepanjang aliran sungai Sukun.
Kata Kunci: Jarak outlet, Korelasi, Kualitas Air Sungai, QBR, Vegetasi Riparian.
