Studi Perencanaan Sistem Distribusi Pipa Air Bersih Pada Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup termasuk manusia. Kebutuhan air oleh manusia tidak ada habisnya, terutama air bersih yang layak untuk keperluan rumah tangga seperti mandi, memasak, bahkan yang paling penting adalah untuk minum. (Habel Robinson, 2018). Menurut (Chapin 1995) terdapat tiga prasarana kota yang sangat berpengaruh bagi perkembangan kota yaitu transportasi, air bersih dan saluran pembuangan. Ketiga prasarana ini harus benar benar ada agar pembangunan suatu kota dapat berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu diperlukan suatu perencanaan pengembangan jaringan distribusi air bersih yang memadai dan dapat menunjang semua kegiatan sosial dan ekonomi yang ada di Kecamatan Tulangan Kab. Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan alternative/solusi dalam pemecahan masalah air bersih terutama untuk daerah Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
Metode pada studi ini adalah menghitung jumlah pelanggan PDAM Kecamatan Tulangan Kab. Sidoarjo dalam kurun 10 tahun terakhir, data pelanggan PDAM, data kebutuhan air bersih, data sumber air bersih dan volume reservoir, serta data peta jaringan distribusi air bersih. Metode evaluasi yang digunakan dalam studi ini menggunakan metode Aritmatika dengan perhitungan korelasi paling besar. Peta jaringan distribusi air bersih akan dievaluasi dengan menggunakan WaterCad V8i.
Hasil dari penelitian ini yaitu proyeksi dari jumlah pelanggan di Kecamatan Tulangan Kab. Sidoarjo pada tahun 2033 adalah 121.709 jiwa. Jumlah pelanggan pada tahun 2033 berjumlah 121.709 jiwa, dengan presentase jumlah pelanggan yang dilayani sebanyak 86,45 % atau setara dengan 17.536 jiwa. Kemudian jumlah kebutuhan air rata-rata sebanyak 227,962 lt/dt. Kebutuhan air harian maksimum sebanyak 262,156 lt/dt dan didapatkan kebutuhan air jam puncak sebesar 393,234 lt/dt. Data sumber dari PDAM Delta Tirta untuk sumber air Kecamatan Tulangan sebesar 396 l/dt. Jaringan distribusi air bersih yang efektif untuk wilayah Kecamatan Tulangan Kota Sidoarjo berdasarkan hasil simulasi program WaterCad V8i untuk pengembangan sistem jaringan distribusi air bersih di Kecamatan Tulangan dipakai alternatif 2 yaitu pipa berdiameter 150 mm karena memenuhi kontrol tekanan serta harga lebih rendah dibandingkan alternatif 3 pipa berdiameter 160 mm.
