Show simple item record

dc.contributor.authorHosni, Mohammad
dc.date.accessioned2025-12-24T02:53:51Z
dc.date.available2025-12-24T02:53:51Z
dc.date.issued2025-02-03
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12336
dc.description.abstractSecara ekologis, burung air sangat tergantung pada ekosistem perairan atau lahan basah seperti rawa, hutan mangrove, muara sungai, dan wilayah pesisir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk berkembang biak, mencari makan dan minum, beristirahat, berlindung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis burung pesisir serta status konservasinya dan indeks keanekaragaman, kemerataan, dominansi jenis serta menganalisis pengaruh faktor abiotik burung pesisir di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5-10 Juli 2024. Jenis penelitian ini deakriptif kuantitatif dengan metode penelitian yaitu metode point count dengan teknik pengambilan data mengikuti jalur transek dengan 5 titik di ketiga stasiun dan jarak antar titik yaitu 50 meter dengan waktu 10 menit di setiap titik yang sudah ditentukan. Pengukuran faktor lingkungan disetiap stasiun meliputi suhu, intensitas cahaya, kecepatan angin dan kelembapan dengan menggunakan aplikasi lux meter dan aplikasi info BMKG. Hasil penelitian ini pada ketiga stasiun di dapatkan 5 famili dengan 9 spesies dengan status konservasi burung yang ditemukan pada semua stasiun dikategorikan Least Concern (Risiko Rendah). Pada stasiun 1 nilai indeks keanekaragaman (H’) 2.03, indeks kemerataan (E) 0.92, dan indeks dominansi (C) 0.14. Pada stasiun 2 nilai indeks keanekaragaman (H’) 1.87, indeks kemerataan (E) 0.96, dan indeks dominansi jenis (C) 0.16. Dan pada stasiun 3 nilai indeks keanekaragaman (H’) 1.87, indeks kemerataan (E) 0.88, indeks dominansi jenis (C) 0.18. Hasil uji koefisien korelasi antara faktor abiotik dengan kenekaragaman burung pesisir yaitu pada suhu udara dengan nilai -0.31 (Rendah). Nilai koefisien korelasi menunjukkan korelasi antara faktor abiotik dengan kenekaragaman burung pesisir yaitu pada kelembapan udara dengan nilai 0.29 (Rendah). Nilai koefisien korelasi antara faktor abiotik dengan kenekaragaman burung pesisir yaitu pada intensitas cahaya dengan nilai -0.16 (Sangat rendah). Nilai koefisien korelasi antara faktor abiotik dengan kenekaragaman burung pesisir yaitu pada kecepatan angin dengan nilai -0.16 (Sangat rendah). Kata kunci: Komunitas, Keanekaragaman, Burung Pesisir, Point Counten_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectKomunitasen_US
dc.subjectKeanekaragamanen_US
dc.subjectBurung Pesisiren_US
dc.subjectPoint Counten_US
dc.titleKomunitas Burung Pesisir Di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Maduraen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang