| dc.description.abstract | Penyakit akibat kehilangan gigi dapat diatasi melalui pembuatan gigi tiruan, dengan bahan dasar yang umum digunakan yaitu resin akrilik. Untuk meningkatkan sifat fisis dan mekaniknya, dapat dilakukan dengan penambahan serat penguat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran dan fraksi serbuk kayu jati terhadap kekuatan impak komposit bermatriks resin akrilik self cured. Komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up dengan variasi ukuran serbuk 20, 60, dan 100 mesh, serta fraksi volume 20% dan 40%. Uji impak dilakukan menggunakan metode Charpy sesuai standar ASTM E23 untuk menilai ketangguhan material terhadap energi benturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel dan fraksi volume serbuk kayu jati memengaruhi kekuatan impak komposit. Ukuran partikel yang lebih besar (20 mesh) menghasilkan kekuatan impak lebih tinggi dibanding ukuran lebih halus (100 mesh). Fraksi volume 20% juga memberikan nilai impak yang lebih tinggi dibandingkan 40%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran partikel dan semakin kecil fraksi serbuk, maka energi impak yang diserap oleh komposit meningkat. Temuan ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan material komposit berbasis serat alam untuk aplikasi kedokteran gigi, khususnya sebagai bahan basis gigi tiruan. | en_US |