Analisis Variasi Media Pendingin Pada Pengecoran Aluminium (Al) Dengan Metode Sand Casting Terhadap Kekerasan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin terhadap nilai kekerasan logam aluminium setelah proses pengecoran. Bahan teknik dalam penelitian ini berfokus pada logam nonferro, khususnya aluminium, yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri karena sifat mekaniknya yang baik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan pendinginan logam aluminium menggunakan tiga jenis media, yaitu udara, air, dan minyak kelapa. Setelah proses pendinginan, dilakukan pengujian kekerasan menggunakan alat uji Vickers untuk mengetahui nilai kekerasan masing-masing spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pendingin memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai kekerasan logam aluminium. Pendinginan menggunakan udara menghasilkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 86,7 kg/mm², diikuti oleh media air, dan yang terendah adalah minyak kelapa dengan nilai 58,35 kg/mm². Temuan ini menunjukkan bahwa pendinginan udara, meskipun secara teori memiliki laju pendinginan lebih lambat dibandingkan air, ternyata memberikan hasil kekerasan yang lebih tinggi karena material sempat mengalami pengerasan alami sebelum mencapai suhu lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemilihan metode pendinginan yang tepat pada proses pengecoran aluminium, khususnya dalam industri manufaktur yang mengutamakan kekuatan material.
