Analisis Penggunaan Campuran Pertalite Dengan Pertamax Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor 4 Langkah
Abstract
Pada saat ini peningkatan jumlah kendaraan bermotor berdampak signifikan terhadap konsumsi bahan bakar fosil. Tentunya hal ini berdampak pada meningkatnya pencemaran udara, serta semakin menipisnya ketersedian jumlah bahan bakar fosil yang ada. Oleh karenannya diperlukan langkah-langkah alternatif untuk menanggulangi hal tersebut, salah satunya penggunaan bahan bakar dengan oktan tinggi agar berdampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bahan bakar dan kecepatan putaran terhadap daya, torsi, dan efisiensi bahan bakar. Kombinasi bahan bakar yang digunakan meliputi P0 (pertalite 100% + pertamax 0%), P15 (pertalite 85% + pertamax 15%), P30 (pertalite 70% + pertamax 30%), P45 (pertalite 55% + pertamax 45%), sedangkan variasi kecepatan putaran yang meliputi 5000, 7000, dan 9000 RPM. Pengujian dilakukan terhadap motor scoopy 110 cc tahun 2020. Pertalite digunakan sebagai bahan bakar dengan oktan rendah yakni RON 90, sedangkan pertamax oktan tinggi RON 92. Dari hasil penelitian menunjukkan pada pengujian daya menunjukkan bahwa variasi bahan bakar dan kecepatan putaran tidak menunjukkan interaksi yang signifikan. Namun secara terpisah, variasi bahan bakar dan kecepatan putaran masing-masing menunjukkan perbedaan yang signifikan. Pada pengujian torsi menunjukkan bahwa variasi bahan bakar dan kecepatan putaran menunjukkan interaksi yang signifikan.. Secara terpisah, variasi bahan bakar dan kecepatan putaran masing-masing menunjukkan perbedaan yang signifikan. Pada pengujian efisiensi bahan bakar menunjukkan bahwa variasi bahan bakar dan kecepatan putaran menunjukkan interaksi yang signifikan. Secara terpisah, variasi bahan bakar menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan kecepatan putaran tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan
