Analisis Pengaruh Variasi Media Pendingin Pada Pengecoran Aluminium 6061 Terhadap Sifat Mekanis
Abstract
Aluminium 6061 merupakan material yang banyak digunakan dalam industri karena sifat mekaniknya yang baik dan ketahanan korosinya. Dalam proses pengecoran, pendinginan atau quenching memengaruhi sifat akhir material, khususnya kekerasan dan ketangguhan impak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi media pendingin (air, udara, dan oven) terhadap sifat mekanis Aluminium 6061 setelah melalui proses pengecoran dengan metode sand casting. Dengan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendinginan terhadap kekerasan Aluminium 6061 dan mengetahui pengaruh variasi media pendinginan terhadap ketangguhan impak Aluminium 6061 dengan metode variasi media pendinginan: air, udara, oven menggunakan uji kekerasan: Rockwell (HRb) dan uji impak: metode ASTM E23-02a.
Hasil dari Penelitian menunjukkan adanya nilai kekerasan tertinggi diperoleh dari media pendinginan air (61,4 HRb), diikuti oleh udara (51,7 HRb), dan oven (44,7 HRb). Nilai impak tertinggi diperoleh dari pendinginan menggunakan oven (1,517 J/mm²), menunjukkan keuletan yang lebih tinggi. Nilai impak terendah ditemukan pada pendinginan air (0,937 J/mm²) yang membuat material menjadi lebih getas. Variasi media pendingin memberikan pengaruh signifikan terhadap kekerasan dan ketangguhan impak Aluminium 6061. Pendinginan cepat (air) meningkatkan kekerasan, tetapi menurunkan keuletan, sedangkan pendinginan lambat (oven) meningkatkan keuletan, tetapi menurunkan kekerasan. Hasil ini penting untuk menentukan sifat mekanis akhir yang diinginkan dalam aplikasi teknik dan manufaktur.
