Pengaruh Durasi Las Gesek Terhadap Kekerasan Dan Kekuatan Tarik Pada As Stainless Steel 304
Abstract
Meningkatnya pembangunan kontruksi berbahan logam, selaras dengan peningkatan penggunaan teknik pengelasan. Las gesek atau friction welding merupakan metode pengelasan inovatif yang digunakan dalam industri untuk menggabungkan dua atau lebih bahan logam stainless steel tanpa menggunakan logam pengisi atau leleh, oleh karenanya pengelasan gesek menghasilkan sambungan kuat, dan berkualitas tinggi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi durasi pengelasan terhadap kekuatan tarik dan nilai kekerasan weld metal dan HAZ, dengan memvariasikan durasi pengelasan. Durasi pengelasan yang digunakan yakni 30, 40, dan 50 detik, dengan kecepatan putaran mesin 1350 rpm. Penelitian ini menggunakan material As stainless steel 304. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik dan uji kekerasan pada weld metal dan HAZ. Dari hasil penelitian menunjukkan pada pengujian kekuatan tarik, durasi pengelasan 50 detik menunjukkan kekuatan tarik tertinggi dengan nilai 459,99 MPa, sedangkan nilai kekuatan tarik terendah ditunjukkan pada durasi 30 detik sebesar 47,12 MPa. Pada uji kekerasan weld metal, durasi 50 detik menunjukkan nilai kekerasan tertinggi yakni 434,83 HVN, sedangkan nilai kekerasan terendah diperoleh pada durasi 30 detik sebesar 396,97 HVN. Pada uji kekerasan HAZ, durasi 50 detik menunjukkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 364,23 HVN, sedangkan nilai kekerasan terendah diperoleh pada durasi 30 detik yakni sebesar 312,83 HVN.
