Pengaruh Holding Time Proses Hardening Terhadap Struktur Mikro Dan Uji Tarik Pada Alloy Steel 4140
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi holding time dalam proses hardening terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada material Alloy Steel 4140. Proses perlakuan panas dilakukan dengan memanaskan spesimen pada suhu 800°C dan variasi waktu penahanan selama 15, 25, dan 35 menit, dilanjutkan proses quenching menggunakan oli SAE 10-40, serta proses tempering pada suhu 250°C, 350°C, dan 450°C. Pengujian dilakukan meliputi uji tarik dan pengamatan struktur mikro.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan waktu penahanan menyebabkan penurunan nilai kekuatan tarik, regangan, dan modulus elastisitas. Proses tempering menyebabkan transformasi struktur martensit menjadi ferit dan perlit dengan ukuran butir yang lebih besar dan lebih homogen. Struktur mikro dengan komposisi perlit tertinggi dicapai pada suhu tempering 250°C dengan holding time 35 menit. Sementara itu, perlakuan terbaik diperoleh pada suhu tempering 450°C dan holding time 15 menit, dengan kombinasi kekuatan tarik tinggi serta keuletan dan ketangguhan yang meningkat.
