| dc.description.abstract | Limbah cair yang dihasilkan dari peternakan sapi di jalan Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang memiliki kadar organik tinggi yang melebihi baku mutu yang telah dipersyaratkan oleh Pemerintah untuk limbah peternakan sapi. Kadar organik limbah cair peternakan sapi sanan diketahui mengandung TSS sebesar 1156 mg/L, COD sebesar 9590 mg/L, BOD sebesar 3060 mg/L, NH₃-N 134,3 mg/L, dan pH sebesar 6,01. Dilihat dari kondisi eksisting kadar organik limbah cair tersebut, maka diperlukan bangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Tujuan dari penelitian ini yaitu agar limbah cair yang dibuang ke aliran sungai sesuai dengan baku mutu pemerintah dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur no.72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Limbah Cair Peternakan Sapi, Babi, Dan Unggas.
Penentuan desain perencanaan teknologi IPAL didasarkan pada besar nilai kandungan organik limbah cair yang diperoleh dari sampel limbah yang diuji di laboratorium. IPAL yang direncanakan menggunakan metode anaerobik-aerobik biofilter.
Hasil dari perencanaan pada penelitian ini yaitu, untuk membangun IPAL anaerobik-aerobik biofilter membutuhkan lahan sebesar 22,73 m2. Desain teknologi tersebut dipilih karena mampu mengolah limbah cair peternakan sapi hingga memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan pemerintah. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun teknologi anaerobik-aerobik biofilter sesuai perencanaan yaitu sebesar Rp 174.202.100,00. | en_US |