Studi Evaluasi Perencanaan Sistem Jaringan Air Bersih Desa Betek Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo Menggunakan Software Epanet 2.0
Abstract
Penyediaan air bersih untuk masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kehidupan manusia. Air bersih merupakan materi yang sangat penting dimana kebutuhannya selalu berkaitan dalam kehidupan manusia. Pada umumnya sistem perpipaan adalah pilihan yang banyak dipakai dalam sistem distribusi air bersih. Sistem perpipaan pada dasarnya berfungsi untuk mengalirkan dan mendistribusikan air bersih ke daerah pelayanan sehingga kebutuhan akan air bersih dapat tercukupi. Kenaikan jumlah penduduk Desa Betek kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo serta pertumbuhan wilayah adalah salah satu aspek yang wajib dicermati dalam perencanaan penyediaan air bersih disuatu wilayah. Program Epanet 2.0 dalam memodelkan desain perencanaan sistem transmisi dan distribusi air bersih dari sumber mata air.
Perhitungan proyeksi kebutuhan air bersih dibagi menjadi 2 yaitu domestik dan non domestik berikut adalah Kebutuhan domestik yaitu kebutuhan air yang diperlukan oleh manusia untuk kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti minum, memasak, mandi dan lain-lain. Kebutuhan air non domestik adalah kebutuhan air untuk memenuhi sarana sarana kota seperti sarana sosial industri dan niaga. Metode eksponensial yang dipakai untuk menghitung tingkat pertumbuhan penduduk selama 10 tahun kedepan tepatnya tahun 2034.
Berdasarkan dari hasil analisa dan perencanaan pipa jaringan distribusi air bersih sampai tahun 2034 di peroleh hasil berdasarkan perhitungan proyeksi penduduk Dusun Tomangan Desa Betek Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo 2034 adalah 2,7% sebesar 1508 Jiwa. Jumlah kebutuhan air bersih sebesar 19,268 liter/detik. Berdasarkan perhitungan diameter pipa diperoleh pipa PVC diameter 4”atau 95 mm, sebagai pipa primer sepanjang 949 meter, pipa PVC diameter 2” atau 45 mm sebagai pipa sekunder sepanjang 1898 meter.
