Studi Evaluasi Sistem Drainase Di Jalan Mayjen Sungkono Kecamatan Kedungkandang Kota Malang
Abstract
Kota Malang sebagai salah satu kota besar di Jawa Timur mengalami perkembangan pesat dalam sektor permukiman dan infrastruktur. Hal ini memicu perubahan tata guna lahan yang berdampak pada meningkatnya limpasan air permukaan, terutama di kawasan Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang. Kurangnya kapasitas saluran drainase dalam menampung debit air hujan menyebabkan terjadinya genangan dan banjir di beberapa titik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan evaluasi terhadap kondisi eksisting saluran drainase agar mampu menangani debit banjir rencana sesuai dengan periode ulang tertentu.
Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidrolika berdasarkan data curah hujan maksimum harian. Penelitian ini menggunakan distribusi Log Pearson III untuk menghitung curah hujan rancangan dengan periode ulang 10 tahun dan metode rasional untuk menghitung debit banjir rencana. Selain itu, dilakukan evaluasi kapasitas saluran eksisting dan simulasi pemodelan drainase menggunakan software EPA SWMM 5.2. Software ini memungkinkan analisis perilaku limpasan permukaan, debit aliran, dan kapasitas saluran terhadap beban hujan secara dinamis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit banjir rencana, yang mengindikasikan risiko terjadinya genangan di kawasan studi. Diperlukan desain ulang dimensi saluran agar sesuai dengan kebutuhan kapasitas aliran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam pengambilan keputusan perencanaan dan rehabilitasi sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan di kawasan perkotaan
