| dc.description.abstract | Pekerjaan konstruksi mempunyai kontribusi yang relatif besar terhadap tingkat kecelakaan. Pada Penelitian yang telah dilakukan juga menjelaskan bahwa sebanyak 74,5% pekerja mengalami kejadian kecelakaan kerja. Hal ini merupakan kerugian besar bagi banyak pemangku kepentingan, khususnya para pekerja yang terkena dampak, karena banyaknya kecelakaan kerja dan penyakit yang terjadi. Penelitian terdahulu telah mengkaji berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja K3 pada proyek bangunan, seperti faktor penyebab kecelakaan kerja disebabkan oleh faktor manajemen K3, faktor pelaksanaan K3, dan faktor pengawasan K3
Penelitian ini menjelaskan tentang korelasi dan pengaruh antar variabel, sehingga penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaif. Penelitian ini menggunakan faktor manajemen, faktor pelaksanaan, dan faktor pengawasan sebagai variabel bebas (X) dan k3 sebagai variabel terikat (Y). Metode pengumpulan data menggunakan data primer dengan membuat kuisioner dengan jumlah responden 65 orang karyawan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda. Pengujian data yang digunakan adalah pengujian hipotesis parsial dengan dibantu aplikasi spss untuk mempermudah dalam pengelolahan data.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa faktor manajemen tidak memiliki pengaruh terhadap keselamatan kesehatan kerja ditunjukkan pada uji t (parsial) dengan hasil 0,994 < t tabel 1,997, faktor pelaksanaan tidak memiliki pengaruh terhadap keselamatan kesehatan kerja ditunjukkan pada uji t (parsial) dengan hasil -0.210 < t tabel 1,997, faktor pengawasan memiliki pengaruh terhadap keselamatan kesehatan kerja ditunjukkan pada uji t (parsial) dengan hasil 3.494 > t tabel 1,997. | en_US |