Analisis Kinerja Ruas Jalan Bandung Akibat Tarikan Perjalanan Man 2 Kota Malang Berbasis Vissim
Abstract
Jalan Bandung merupakan jalan lokal sekunder dengan status kota, dengan tipe jalan 4/2 D, dengan panjang 796,46 meter dan lebar 12 meter. Pada ruas Jalan Bandung khususnya di depan MAN 2 tersebut sering mengalami permasalahan lalu lintas yaitu terjadinya kemacetan, terlebih pada jam puncak (12.00 - 13.00) WIB. Aktivitas kegiatan ini dapat mempengaruhi kinerja pelayanan jalan yaitu penurunan kecepatan.
Penelitian ini melakukan analisis lalu lintas menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Studi ini berfokus pada evaluasi kinerja kemacetan melalui beberapa parameter yaitu: volume lalu lintas (Q), kapasitas jalan (C), Derajat kejenuhan (DJ), kecepatan (V), dan Tingkat Pelayanan (LOS). penelitian memanfaatkan perangkat Software Vissim.
Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Besar tarikan perjalanan yang terjadi pada MAN 2 Kota Malang pada hari senin hingga sabtu berurutan adalah: 1322 pergerakan, 1319 pergerakan, 1305 pergerakan, 1296 pergerakan, 1289 pergerakan, dan 75 pergerakan. Jumlah tarikan terbesar terjadi pada hari senin (1322 pergerakan) dan jumlah tarikan terkecil pada hari sabtu (75 pergerakan); (2) Kinerja ruas jalan bandung akibat tarikan perjalanan pada MAN 2 Kota Malang sesuai dengan PKJI 2023 pada hari Weekday memiliki volume lalu lintas (Q) = 2.853,3 smp/jam, kapasitas
(C) = 2881 smp/jam, derajat kejenuhan (DJ) = 0,99, Kecepatan (V) = 11,618 km/jam, dan tingkat pelayanan (LOS) = E. Sedangkan pada hari weekend memiliki volume lalu lintas
(Q) = 1.311,6 smp/jam, kapasitas (C) = 2881 smp/jam, derajat kejenuhan (DJ) = 0,45, kecepatan (V) = 50,693 km/jam, dan tingkat pelayanan (LOS) = A; (3) Kinerja ruas Jalan Bandung dengan menggunakan Software Vissim Pada Software Vissim di bagi menjadi 2 yaitu pada waktu Weekday dan Weekend. Pada waktu Weekday Volume Lalu Lintas (Q) adalah 4.506 Smp/jam, Kapasitas (C) adalah 2881 Smp/jam, Derajat Kejenuhan (DJ) adalah 0,87, Kecepatan (V) adalah 8,8248 Km/jam, dan Tingkat Pelayanan (LOS) adalah arus mulai tidak stabil D. Sedangkan pada waktu Weekend Volume Lalu Lintas (Q) adalah
2.061 Smp/jam, Kapasitas (C) adalah 2881 Smp/jam, Derajat Kejenuhan (DJ) adalah 0,33, Kecepatan (V) adalah 39,834 Km/jam, dan Tingkat Pelayanan (LOS) adalah arus bebas bergerak A dan; (4) Solusi yang dapat memecahkan masalah kemacetan di ruas jalan Bandung Terdapat 2 jenis Solusi pertama yaitu Drop Off atau Pick-up MAN 2 yang ingin menuju MAN 2 dari arah Ijen melakukan Drop off atau Pick-up di depan MAN 2, sedangkan dari arah Mall Matos melakukan drop off atau Pick-up di depan Taman Makam Untung Suropati, setelah itu pengantar belok kiri ke arah Jalan Bogor, lalu menuju Jalan Mayjend Panjaitan. Solusi kedua yaitu untuk yang hanya ingin menghindari kemacetan di depan MAN 2 yaitu dengan cara menghindari jam macet pada jam (12.00 - 13.00) WIB atau melewati Jalan Simpang Ijen lalu mutar kearah Jalan Jakarta, lalu belok kiri ke Jalan Bogor.
