Daya Guna Dalam Pelaksanaan Program Pembangunan Jembatan Tunggulmas Untuk Menanggulangi Kemacetan Di Kota Malang
Abstract
Transportasi merupakan sektor pendukung dalam setiap aktivitas manusia baik kegiatan pekerjaan rutin, bisnis, pendidikan, social dan sebagainya.Peningkatan sistem transportasi memerlukan penanganan yang menyeluruh, mengingat bahwa transportasi timbul karena adanya perpindahan manusia dan barang. Hal ini menyebabkan arus urbanisasi dari daerah pedesaan ke kota menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi. Contohnya di Kota Malang, pada 8 tahun terakhir pada tahun 2013 tercatat jumlah penduduk sebesar 804.803 jiwa dan tahun 2021 sebesar 844.933 jiwa.Dengan demikian muncul permasalahan publik, mulai dari berkurangnya ruang terbuka hijau, perubahan bentuk tata ruang kota, hingga yang sering dialami yaitu kemacetan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis data kualitatif yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan pengamatan cara pengambaran keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada.Kota Malang sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur, tentunya tidak terlepas dari pelonjakan jumlah penduduk. hal ini memicu kemacetan, apabila dilihat dari beberapa sudut pandang, dapat berpengaruh pada kenyamanan, keamanan, dan ketentraman masyarakat sekitar dalam melakukan aktifitas keseharian. Salah satu pusat kemacetan berada di Jalan Raya Tlogomas, setelah dibangunnya Jembatan Tunggulmas dan resmi dioperasikan 24 Februari 2022 lalu. Berdasar pembahasan diatas, menunjukan bahwa daya guna pelaksanaan program pembangunan Jembatan Tunggulmas dalam menanggulangi kemacetan di Kota Malang masih kurang optimal. dilihat dari berbagai Penerapan dan Pengawasan Program Pembangunan Jembatan Tunggulmas, Evaluasi dan Pengaruh Program Pembangunan Jembatan Tunggulmas, dan Efektifitas dan efesiensi pendukung dan penghambat dari Daya Guna Dalam Pelaksanaan Program Pembangunan Jembatan Tunggulmas Untuk Menanggulangi Kemacetan Di Kota Malang.
Kata Kunci: Transportasi; Dampak Lalulintas; Kemacetan
