Peran Pemerintah Desa Dalam Tata Kelola Desa Wisata (Studi Desa Wisata Madiredo Kabupaten Malang)
Abstract
Peningkatan jumlah wisatawan di Desa Wisata Madiredo tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, mengakibatkan berbagai tantangan dalam pengelolaan pariwisata. Desa Madiredo berpotensi menjadi destinasi wisata yang menarik, namun menghadapi kendala seperti aksesibilitas yang sulit dan kurangnya fasilitas pendukung. Penelitian ini menggunakan Grand Teori kelola United Nation Development Programme (1997) menjelaskan bahwa tata Kelola mengatur pengelolaan sumber daya untuk kepentingan masyarakat. Penelitian ini menggunakan Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang memberikan gambaran mengenai permasalahan yang dihadapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran desa dalam desa wisata, strategi dan kendala, dan pendapat serta partisipasi masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa berfungsi sebagai pembuat regulasi dan penyedia dukungan, termasuk bantuan modal dan pelatihan keterampilan. Meskipun desa memiliki otonomi untuk mengatur pengelolaan sumber daya alam dan pariwisata, tantangan seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan konflik internal tetap ada. Kendala yang dihadapi meliputi persaingan dengan destinasi wisata lain dan aksesibilitas yang sulit. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup edukasi pertanian, pemanfaatan media sosial, dan kemitraan dengan agen travel. Dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dan fokus pada keberlanjutan, diharapkan desa dapat mengoptimalkan potensi wisatanya dan mencapai pengelolaan yang lebih efektif. Dapat disimpulkan bahwa desa Madiredo memiliki peran penting dalam tata kelola desa wisata melalui pembuatan regulasi dan penyediaan dukungan, seperti bantuan modal dan pelatihan keterampilan. Meskipun menghadapi kendala seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan persaingan dengan destinasi wisata lain, strategi pengembangan yang meliputi edukasi dan kemitraan dapat membantu mengoptimalkan potensi wisata desa. Dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dan fokus pada keberlanjutan, desa ini dapat mencapai pengelolaan yang lebih efektif dan menarik lebih banyak wisatawan.
Kata Kunci: Desa Wisata, Tata Kelola, Partisipasi Masyarakat
