| dc.description.abstract | Air bersih adalah kebutuhan dasar yang penting untuk kesehatan, kebersihan, dan pembangunan berkelanjutan, yang harus memenuhi syarat kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan tekanan yang memadai. Desa Tohumeta menghadapi tantangan dalam penyediaan air bersih akibat kondisi topografi berbukit, yang menyulitkan penerapan sistem distribusi konvensional. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan sistem distribusi air bersih menggunakan software EPANET 2.2 untuk mengatasi masalah distribusi yang tidak merata dan rendahnya debit sumber air, terutama di musim kemarau yang hanya 5 L/S.
Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan serta mengembangkan sistem distribusi air bersih yang efisien di Desa Tohumeta, Kecamatan Laulara, Kabupaten Aileu, Timor Leste, agar masyarakat memperoleh akses air bersih yang memadai secara berkelanjutan terutama pada jam puncak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi teknis, yang melibatkan pengumpulan data primer dan sekunder, analisis kebutuhan air bersih, serta pemodelan hidrolik jaringan distribusi menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2 untuk merancang sistem distribusi air yang efisien sesuai dengan kondisi topografi dan kebutuhan masyarakat di Desa Tohumeta.
Berdasarkan hasil perencanaan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2, sistem distribusi air bersih yang dirancang mampu menyalurkan air sebesar 3,38 liter per detik dari tandon ke permukiman warga dengan tekanan yang memenuhi standar pelayanan. Sistem ini dirancang menggunakan pipa HDPE PN 10 dengan dua ukuran diameter, yaitu 96,8 mm sepanjang 4585,8 meter dan 55,4 mm sepanjang 1522,8 meter. Perencanaan tersebut dinilai layak untuk mengatasi permasalahan kekurangan air bersih di Desa Tohumeta, terutama saat musim kemarau, serta dapat digunakan sebagai dasar teknis dalam pembangunan jaringan distribusi air di wilayah tersebut. | en_US |