Pengaruh Co-Firing Bagasse Pada Batubara Terhadap Efisiensi Boiler
Abstract
Penggunaan energi yang bisa diperbarui sebagai pengganti bahan bakar fosil menjadi taktik penting dalam menggapai sasaran campuran energi secara nasional. Salah satu cara yang dipakai ialah co-firing, adalah pembakaran bersama antara batu bara dan biomassa. Riset ini memiliki tujuan untuk mengenali pengaruh dari pencampuran bagasse (ampas tebu) sebanyak 25% dengan batu bara bitumen 75% terhadap efisiensi boiler. Cara riset yang dipakai CHONS Analyzer melibatkan analisis termodinamika berdasar pada data keseimbangan panas di sistem boiler skala laboratorium. Variabel yang dianalisis mencakup nilai kalor tinggi (HHV), nilai kalor rendah (LHV), ukuran aliran massa bahan bakar, kebutuhan udara teoretis, dan juga efisiensi pembakaran dan efisiensi boiler. Hasil memperlihatkan bahwa pencampuran bagasse memberi sumbangsih dalam meningkatkan efisiensi energi, meskipun nilai kalor bagasse lebih rendah dibandingkan batu bara. Penambahan komponen semacam air heater juga berperan penting dalam meningkatkan efisiensi keseluruhan sistem boiler. Riset ini memberi sumbangsih terhadap pengembangan teknologi co-firing di pembangkit listrik tenaga uap sebagai upaya dekarbonisasi energi yang berbasis batu bara.
