Show simple item record

dc.contributor.authorAzizah, Resa Midawatul Nur
dc.date.accessioned2026-01-10T03:57:22Z
dc.date.available2026-01-10T03:57:22Z
dc.date.issued2025-05-20
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12507
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk menggambarkan pelaksanaan program Lapak Sarah di Kabupaten Blitar, dengan fokus pada upaya meningkatkan pelayanan masyarakat melalui kemudahan dan percepatan pengurusan administrasi kependudukan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah sejauh mana implementasi program tersebut dapat berjalan efektif, sesuai dengan tujuan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Bupati Blitar Nomor 21 Tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi program Lapak Sarah dengan menggunakan indikator Van Meter dan Van Horn, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi kelancaran program ini. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada informan yang terdiri dari kepala bidang, tim IT, tim jemput bola sekaligus operator, petugas registrasi desa, serta masyarakat yang terlibat dalam program ini. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis data Milles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondesasi data, penyajian data, dan menggambar dan memverifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Lapak Sarah sukses dijalankan, tercermin dari terpenuhinya sebagian besar indikator Van Meter dan Van Horn, meskipun ada dua indikator yang masih mengalami kendala, yaitu komunikasi antar organisasi dan karakteristik pelaksana. Faktor pendukung utama dalam keberhasilan program ini adalah komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, sementara faktor penghambat utama adalah kendala teknis, seperti gangguan jaringan dan server, serta rendahnya pemahaman masyarakat tentang prosedur pengajuan dokumen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program Lapak Sarah telah berhasil meningkatkan pelayanan masyarakat, meskipun terdapat beberapa area yang perlu diperbaiki. Saran yang dapat diberikan meliputi peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, penguatan teknis sistem, peningkatan pemahaman petugas registrasi desa tentang standar operasional prosedur, serta pengembangan fitur pelacakan status pengajuan dokumen. Selain itu, disarankan agar pemerintah daerah dan desa memperkuat dukungan terhadap program ini dengan pengalokasian anggaran yang memadai dan peningkatan fasilitas di tingkat desa. Kata Kunci: Implementasi, Lapak Sarah, Administrasi Kependudukan, Pelayanan Publik.  en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectImplementasien_US
dc.subjectLapak Sarahen_US
dc.subjectAdministrasi Kependudukanen_US
dc.subjectPelayanan Publik.en_US
dc.titleImplementasi Program Layanan Pengajuan Adminduk Desa Dan Kelurahan (Lapak Sarah) Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Masyarakat Di Kabupaten Blitar (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang