Analisis Variasi Kecepatan Spindel Dan Waktu Potong Terhadap Keausan Alat Potong Dan Kekasaran Permukaan Material Pada Proses Pembubutan Baja S45c
Abstract
Material Baja S45C adalah jenis baja dalam golongan “medium carbon steel” yang memiliki kadar karbon (0.3-0,5%C). Kandungan karbon yang sedang pada material menjadikan sifat mekanik material dapat ditingkatkan. Meningkatkan sifat mekanis logam agar lebih tahan gesekan atau tekanan yaitu dengan cara memberikanperlakuan panas. Proses pemanasan dan pendinginan pada material baja untuk memperoleh kekasaran dan ketangguhan yang diinginkan memerlukan pemanasan pada suhu tertentu, waktu penahanan pemanasan dan pendinginan. Dalam proses pembubutan material, tentu tak akan lepas dengan adanya konsep kerja pembentukan geram baik bagi material maupun alat bubut itu sendiri, dimana hal tersebut merupakan faktor penting yang menyebabkan beberapa masalah salah satunya keausan pada alat potong atau pahat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dan analisa data menggunakan alat Toolsmaker Microscope guna mengindikasi keuasan alat potong pada pembubutan facing material baja S45C. Hasil penelitian ini adalah 1) Kecepatan spindel yang lebih tinggi cenderung mempercepat keausan pahat akibat peningkatan gaya gesek dan suhu pemotongan. 2) Semakin lama waktu potong, semakin tinggi tingkat keausan alat potong. 3) Analisis Two-Way ANOVA menunjukkan bahwa baik kecepatan spindel maupun waktu potong memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keausan alat potong. 4) Kekasaran permukaan (Ra) cenderung meningkat dengan fleksibel seiring dengan bertambahnya waktu potong dan kecepatan spindel dengan pengaruh lingkungan dan proses saat melakukan pengujian. 5) Keausan pahat yang terjadi akibat gaya gesek, suhu tinggi, dan interaksi mekanis antara alat potong dan benda kerja menyebabkan degradasi ketajaman pahat. 6) kombinasi kecepatan spindel 110 rpm dan waktu potong 5 menit menghasilkan tingkat keausan pahat yang paling rendah dan kualitas permukaan yang lebih baik.
