Analisis Pengaruh Co-Firing Menggunakan Kayu Sengon Terhadap Pembakaran Pada Boiler
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan co-firing antara batubara bitumen dan biomassa kayu sengon terhadap performa pembakaran pada boiler. Co-firing merupakan metode pencampuran dua jenis bahan bakar yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Percobaan dilakukan dengan mencampurkan 80% batubara bitumen dan 20% serbuk kayu sengon, lalu dilakukan pengujian secara laboratorium untuk menghitung parameter pembakaran seperti nilai kalor (HHV dan LHV), kebutuhan udara teoritis, air-fuel ratio, kesetimbangan panas, dan efisiensi total boiler. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan kayu sengon sebagai biomassa dalam metode co-firing memberikan pengaruh terhadap efisiensi boiler. Meskipun nilai efisiensi sedikit menurun dibandingkan pembakaran 100% batubara bitumen, metode ini tetap memiliki keunggulan dalam hal potensi pengurangan emisi dan pemanfaatan limbah biomassa lokal. Penambahan alat bantu seperti air heater juga menunjukkan peningkatan efisiensi termal secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan co-firing kayu sengon sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan yang mendukung transisi energi berkelanjutan.
