Pengaruh Konsentrasi Eclipta Prostrata (Urang-Aring) Sebagai Cutting Fluid Dan Putaran Spindel Terhadap Kekasaran Permukaan Pada Proses Pembubutan Baja As S45c
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi cutting fluid alami Eclipta Prostrata (Urang-Aring) dan kecepatan putaran spindel terhadap kekasaran permukaan pada proses pembubutan baja AS S45C menggunakan mesin bubut konvensional. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengolahan data deskriptif eksperimental dan analisis statistik ANOVA dua faktor serta regresi linear. Pengujian dilakukan pada tiga variasi konsentrasi cutting fluid (25%, 50%, dan 75%) dan tiga variasi kecepatan putar spindel (260 RPM, 320 RPM, dan 440 RPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi cutting fluid secara signifikan menurunkan nilai kekasaran permukaan, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,728. Peningkatan putaran spindel juga cenderung menurunkan kekasaran permukaan, meskipun hubungan ini lebih lemah (R² = 0,184). Analisis ANOVA menyatakan bahwa kedua faktor tersebut, baik secara individu maupun interaksi, berpengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan (p < 0,05). Nilai F hitung untuk putaran spindel dan konsentrasi cutting fluid masing-masing sebesar 31,829 dan 24,667, serta interaksi keduanya sebesar 27,550, semuanya lebih besar dari nilai F tabel. Kombinasi optimal ditemukan pada konsentrasi cutting fluid tinggi dan putaran spindel tinggi untuk menghasilkan permukaan baja dengan kekasaran yang lebih rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan parameter pemesinan yang tepat, khususnya penggunaan cutting fluid Eclipta Prostrata dan putaran spindel yang sesuai, dapat meningkatkan kualitas permukaan hasil pembubutan baja AS S45C secara signifikan.
