Analisis Pengaruh Campuran Ch3oh Terhadap Bahan Bakar Bp Ron 92 Studi Performa Pada Motor Bakar 4 Langkah
Abstract
Methanol adalah sebuah zat yang bisa dijadikan bahan bakar pada mesin pembakaran dalam dengan angka oktannya 105, sebagai senyawa methanol pada suhu 15°C dapat dicampurkan dengan bahan bakar fosil yang disebut bioalkohol mampu menghasilkan suhu yang besar yang tidak dapat melewati 15%. Selain itu metanol memiliki nilai oktan yang tinggi sehingga metanol mampu menahan tekanan tinggi pada langkah kompresi yang menyebabkan performa mesin meningkat dan memiliki kadar oksigen yang tinggi sehingga mampu memperbaiki proses pembakaran yang kurang sempurna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental nyata yang dimana pengamatan dilakukan secara langsung pada objek yang akan diteliti dengan cara membandingkan hasil bahan bakar dengan perlakuan campuran methanol dan tanpa perlakuan campuran. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Islam Malang dimulai bulan Oktober sampai bulan November 2024. Hasil penelitian ini bahwa pengujian Torsi dan Daya membuktikan bahwa pencampuran 5% methanol dalam bahan bakar BP RON 92 meningkatkan ekspansi dalam performa motor bakar. Konsumsi bahan bakar / FC mengalami penurunan jika menggunakan campuran methanol. Konsumsi bahan bakar spesifik / SFC mengalami naik turun seiring perlakuan beban. MEP (Mean Effective Preassure) memiliki nilai yang sama antara bahan bakar murni dengan bahan bakar campuran. Namun jika dilihat dari segi putaran mesin, dengan campuran methanol mengalami kenaikan yang signifikan dibanding dengan bahan bakar murni. Dari segi aspek parameter tidak semua membuktikan dengan campuran akan lebih efisien kususnya pada FC, namun dengan ketidak efisienan ini disisi lain juga meningkatkan performa.
