Analisis Penjadwalan Proyek Konstruksi Dengan Menggunakan Metode Project Evaluation Review Technique (Pert) Dan Critical Path Method (Cpm) (Studi Kasus Pembangunan Gedung Riset Dan Inovasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang Tahap 1)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan pembangunan Gedung Riset dan Inovasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang dengan menggunakan metode Project Evaluation Review Technique (PERT) dan Critical Path Method (CPM). Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data durasi aktivitas proyek, merancang diagram jaringan kerja, serta menghitung jalur kritis dan estimasi waktu penyelesaian.
Analisis penjadwalan dilakukan dengan kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PERT memperkirakan durasi proyek selama 147 hari, atau 22 hari lebih singkat dibandingkan durasi aktual selama 169 hari, dengan mempertimbangkan ketidakpastian waktu. Sementara itu, metode CPM mengidentifikasi jalur kritis dan menunjukkan bahwa proyek dapat diselesaikan dalam 133 hari, atau 36 hari lebih cepat dari jadwal aktual. Kedua metode terbukti efektif dalam perencanaan dan pengendalian waktu proyek, dengan PERT unggul dalam menangani ketidakpastian, dan CPM lebih efisien dalam pelaksanaan.
Selain itu, dilakukan analisis keterlambatan menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menyebabkan keterlambatan proyek. Temuan menunjukkan bahwa keterlambatan dipengaruhi oleh lemahnya koordinasi di lapangan, seringnya perubahan desain, keterlambatan pengadaan material, serta ancaman eksternal seperti kondisi cuaca dan risiko keselamatan.
