Analisis Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Gedung Riset Dan Inovasi (Studi Kasus Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Value Engineering (VE) pada pekerjaan struktur pelat lantai Proyek Pembangunan Gedung Riset dan Inovasi Tahap 1 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Dengan memanfaatkan metode VE, penelitian ini berfokus pada identifikasi item pekerjaan berbiaya tinggi dan mencari alternatif yang lebih efisien tanpa mengurangi fungsi dan kualitas bangunan. Berdasarkan analisis Breakdown Cost Model dan Diagram Pareto, ditemukan bahwa pekerjaan struktur menyumbang 60% dari total biaya proyek, di mana pekerjaan beton pelat lantai merupakan salah satu item paling dominan dengan proporsi 30% dari total pekerjaan beton.
Dalam tahap analisis fungsi, digunakan Cost/Worth (C/W) untuk menilai kelayakan VE. Hasil perhitungan menunjukkan rasio C/W sebesar 1,24, menandakan bahwa item pekerjaan pelat layak untuk dianalisis lebih lanjut. Alternatif yang dikembangkan pada tahap kreatif meliputi penggunaan sistem pelat bondek (kombinasi bondek dan wiremesh) serta bekisting tego film sebagai pengganti multiplek konvensional. Kedua alternatif tersebut kemudian dievaluasi dari segi keuntungan dan kerugian. Pelat bondek terbukti lebih efisien dalam waktu pelaksanaan, tidak memerlukan pembongkaran bekisting, serta mengurangi limbah, sementara tego film menawarkan efisiensi biaya jangka panjang melalui pemakaian ulang hingga enam kali. Melalui penerapan metode Zero-One, pelat bondek dinilai memiliki indeks keputusan tertinggi dan direkomendasikan sebagai alternatif terbaik. Dengan demikian, penerapan Value Engineering pada proyek ini tidak hanya berhasil mengidentifikasi potensi penghematan biaya tetapi juga memberikan solusi teknis yang tetap mempertahankan kualitas struktur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi penerapan VE pada proyek-proyek gedung bertingkat di sektor pendidikan tinggi.
